DUNIA

Hari Ini Mekah Hujan Lebat

Menurut prediksi badan cuaca, hujan akan kembali mengguyur Arab Saudi Jumat esok

ddd
Kamis, 26 November 2009, 09:29
Para jemaah di Mekah, Arab Saudi, berlari menghindari hujan
Para jemaah di Mekah, Arab Saudi, berlari menghindari hujan (AP Photo)

VIVAnews - Hujan mengguyur Arab Saudi saat lebih dari 2 juta jemaah calon haji berada di sana, Rabu 25 November 2009. Hujan yang jarang sekali turun di Arab Saudi itu menggenangi tenda-tenda jemaah di kota Mina dan menyulitkan 2,5 juta jemaah yang hendak beribadah.

Tenda-tenda yang seharusnya akan menjadi tempat para calon haji melewatkan malam untuk berdoa dan merenung, bocor dan banjir. Kondisi ini dikhawatirkan bisa menimbulkan penyakit. Namun, menurut koresponden stasiun televisi CNN di Mina, Isha Sesay, hujan yang turun beberapa jam itu tidak menghentikan niat jemaah calon haji untuk beribadah.

"Mereka sudah menunggu bertahun-tahun untuk sampai di sini," kata Sesay. "Hujan adalah berkat. Mereka tidak akan membiarkan hujan menghambat jalan mereka," lanjut Sesay.

Seorang warga Mekah, Khaled Nemary, mengaku sudah seperempat abad dia tidak melihat hujan turun dengan derasnya. Sementara itu, menurut prediksi badan cuaca, hujan akan kembali mengguyur Arab Saudi sepanjang Jumat besok.

Menurut Sesay, tidak ada laporan kecelakaan atau peristiwa buruk menimpa jemaah calon haji yang tahun ini jumlahnya menurun karena kekhawatiran akan penyebaran flu H1N1.

Pemerintah Arab Saudi mengatakan, penyebaran flu H1N1 menyebabkan jumlah jemaah yang menjalankan rukun Islam kelima itu menjadi berkurang, meski jumlah jemaah internasional naik 17 persen.

Kemarin, kementrian urusan haji Arab Saudi mengatakan bawah jumlah jemaat kali ini 40 persen lebih sedikit. Sejauh ini, satu orang remaja dan tiga orang lanjut usia meninggal karena virus H1N1 saat menjalankan ibadah haji. Korban adalah remaja putri 17 tahun dari Nigeria, satu warga India, satu Sudan, dan satu jemaah wanita asal Maroko yang masing-masing berusia 75 tahun.

Para penjual juga merasakan dampaknya. Fahmi al-Rashidi mengatakan, dia sudah menurunkan harga emas yang dijual di tokonya di pasar Al-Ghaza, Mekah. "Saya kira ketakutan terhadap penyebaran flu dan naiknya harga emas membuat orang menahan diri untuk tidak berbelanja," kara al-Rashidi.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
Hamba ALLAH
10/02/2010
Menurut hadits Nabi, tanda-tanda dekat kiamat itu salah satunya adalah tanah Arab akan kembali subur dan dialiri sungai-sungai. Artinya huru-hara akhir zaman jg sudah dekat, terutama munculnya Dajjal dengan fitnahnya yang sangat besar.
Balas   • Laporkan
H.Noor Khamid
27/11/2009
Memang benar apa yg disampaikan bung H. S.Harahap, Syeh arab itu pelupa kali, Wong tetangga Saya thn 2004 Waktu di Mina aja kebanjiran hampir satu dada kok gemana toh, smga hadis Rosulullah itu tidak terjadi kenyataan pada tahun ini, dan tak pula th 2012
Balas   • Laporkan
munjiyati
26/11/2009
meskipun disaudi hujan lebat,jamaah haji indonesia insyaAllah diberi kekuatan,iman,islam serta ihsan.Amiin ya Robb.....dan menjadikannya haji yg mabrur.
Balas   • Laporkan
fia
26/11/2009
Iya benar, tahun 2004 ibu saya menunaikan ibadah haji, Mekah juga hujan lebat sampai banjir. Aneh juga, orang asli Mekah bilang 25 tahun tidak pernah hujan lebat. Mungkin pada saat musim haji pada bbrp tahun lalu, beliau tidak ada di Mekah.
Balas   • Laporkan
M. Sofian Harahap
26/11/2009
"setelah 25 tahun, hari ini (26 Nop 09) Makkah hujan lebat",...terus terang saya tak setuju pendapat ini, karena thn 2002, saya menunaikan ibadah haji, berangkat dari Medan 14 feb 2002, tgl 22 feb wukuf di Arafah, awal maret 2002 pkl 23.00 waktu setempat,
Balas   • Laporkan
adhe
26/11/2009
Aneh juga sech sebenarnya, apabila arab saudi saat ini bisa terjadi seperti ini, data history ttg arab saudi yg saya baca, menyatakan bahwa arab saudi jarang sekali di guyur hujan lebat apalagi yg namanya kebanjiran. Mungkin ada baiknya perisitiwa ini men
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com