DUNIA

Ikan Paus Penghibur Berubah Jadi Pembunuh

Ikan paus seberat 5,4 ton ini sudah tiga kali membunuh orang di wahana hiburan

ddd
Kamis, 25 Februari 2010, 13:26
Dawn Brancheau bersama dengan seekor ikan paus yang dia latih
Dawn Brancheau bersama dengan seekor ikan paus yang dia latih (AP Photo/Orlando Sentinel, Julie Fletcher)

VIVAnews - Pantas saja bila ikan yang satu ini digolongkan sebagai spesies paus pembunuh (killer whale). Dia mampu menghilangkan nyawa manusia dalam sekejap, tidak peduli apakah korban adalah orang yang berjasa melatihnya.

Peristiwa itu terjadi di hadapan para pengunjung wahana wisata SeaWorld di Kota Orlando, Amerika Serikat (AS), Rabu 24 Februari 2010 waktu setempat. Dalam suatu pertunjukkan, seekor ikan paus bernama Tilikum menyambar pelatihnya, Dawn Brancheau, yang sedang berdiri di tepi kolam.

Perempuan berusia 40 tahun itu lalu ditenggelamkan ke dalam kolam hingga tak bernyawa. Peristiwa itu membuat terkejut para pengunjung. 

Suasana panik pun terjadi saat para pengunjung segera berlari keluar dari wahana dan sebagian wilayah taman hiburan itu ditutup.

Menurut Chuck Tompkins, kepala pelatihan hewan di semua taman SeaWorld, Brancheau saat itu sedang menggosok badan Tilikum di akhir pertunjukan di siang hari. Tiba-tiba, paus seberat 5,4 ton itu menyambar dia dan membawanya masuk kolam. Petugas kolam mengatakan, Brancheau, yang tergolong pelatih veteran, terlihat tak berdaya .

Seorang pengunjung, Eldon Skaggs, mengatakan, sebelum kejadian itu, interaksi antara Brancheau dengan paus itu berlangsung sangat santai. "Tapi ikan paus itu menariknya dan berenang cepat kesana-kemari sambil menggigit pelatih itu," kata Skaggs seraya mengatakan, alarm langsung berbunyi dan staf meminta pengunjung keluar stadium sedangkan pekerja lain memasang jaring-jaring di sekitar stadium.

Skaggs mengatakan, dia diberi tahu bahwa dalam pertunjukan sebelumnya, Tilikum tidak merespon perintah pelatih. Pengunjung lain yang mengikuti pertunjukan sebelumnya mengatakan, paus pembunuh itu bersikap seperti anak yang keras kepala.

Seorang pengunjung lain, Victoria Biniak, mengatakan, "Paus itu berenang ke dasar tangki, lalu kembali ke atas, "terbang" dan menyambar pelatih itu di bagian pinggang, kembali ke kolam dan mulai berputar-putar. Salah satu sepatu pelatih itu lepas."

Ini merupakan pembunuhan ketiga yang dilakukan Tilikum. Dua peristiwa terjadi pada 1991 dan 1999 di wahana berbeda. "Kami tahu dia sangat berbeda dengan paus lain," kata Tompkins.

Tompkins menambahkan, belum ada keputusan apapun terkait keberadaan Tilikum "Kami belum tahu apakah dia akan dipindah ke fasilitas lain atau tidak," lanjutnya.

Karena ukuran tubuh Tilikum dan dua kejadian yang memakan korban sebelumnya, pelatih tidak disarankan untuk ikut masuk ke air bersama Tilikum. Hanya sekitar 12 dari 29 pelatih di wahana itu yang menangani Tilikum. (Associated Press)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
teguh kurniawan
29/10/2010
[menurut ku pristiwa ini jgn sampai terulang lagi ya]
Balas   • Laporkan
elly
06/10/2010
mending tu ikan gk usah buat pertunjukkan lg deh! dah lah bunuh orang n orang yg liat pastinya akan syok!
Balas   • Laporkan
ayna alifia rahmah
21/08/2010
ya allah,kesihan bangt tuh pelatihnya jadi di gigit!!mudah2han ga kenapa-napa
Balas   • Laporkan
DiAs
10/05/2010
Innalillahi.... melase ya....
Balas   • Laporkan
Herlin
03/03/2010
please free tilly to the sea...
Balas   • Laporkan
Mamat Pitax
26/02/2010
yah namanya juga binatang, gpunya akal.. mana tau di sekarang baek tp tiba2 jd pmbunuh
Balas   • Laporkan
Mamat Pitax
26/02/2010
yah namanya juga binatang, gpunya akal.. mana tau di sekarang baek tp tiba2 jd pmbunuh
Balas   • Laporkan
Tondi
25/02/2010
Innalillahi,, kasian deh tuh pelatih..
Balas   • Laporkan
Anju
25/02/2010
Sudah tau makan korban 2x, masih dipake juga utk pertunjukan. Bodoh banget, sih.
Balas   • Laporkan
Tutus
25/02/2010
ikan sebuas apapun tetap mahluk hidup ciptaan Illahi, perlakuan lemah lembut dan memahami kondisi si ikan perlu mendapat perhatian serius, jangan sampai terlalu menuntut untuk terus bekerja, tapi harus punya jeda waktu untuk istirahat.
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com