DUNIA

Muncul Ikan Langka Pembawa Pesan Gempa

Ikan itu memperkuat dugaan gempa akan melanda Jepang, menyusul Chili, Haiti, dan Taiwan.

ddd
Jum'at, 5 Maret 2010, 05:41
Akibat Gempa Bumi di Kobe, Jepang 17 Januari 1995
Akibat Gempa Bumi di Kobe, Jepang 17 Januari 1995 (nwprogressive.org)

VIVAnews - Puluhan ikan herring raksasa tersangkut di jala para nelayan Jepang dalam beberapa pekan terakhir.

Berdasarkan takhayul kuno, kemunculan ikan herring langka tersebut merupakan pertanda bahwa gempa besar akan segera melanda Negeri Matahari Terbit.

Kemunculan ikan herring raksasa tersebut memperkuat dugaan orang-orang yang masih percaya mitos bahwa Jepang akan segera dilanda gempa menyusul gempa Chili pada Sabtu pekan lalu, gempa Haiti pada 12 Januari lalu, dan gempa di Taiwan selatan Kamis pagi kemarin.

Seperti diberitakan surat kabar The Telegraph, Kamis 4 Maret 2010, aktifnya pergerakan tektonik di sekitar Lingkaran Api Pasifik menimbulkan kekhawatiran bahwa Jepang, negara yang paling rentan gempa, adalah korban gempa dahsyat berikutnya.

Kecemasan itu ditambah dengan kemunculan tak terduga ikan yang disebut sebagai 'pembawa pesan' dari Istana Dewa Laut.

Ikan harring raksasa bisa tumbuh memanjang hingga lima meter dan biasanya ditemukan di kedalaman 1.000 meter di dalam laut. Ikan herring raksasa jarang muncul di kedalaman hanya 200 meter dari permukaan laut. Namun kali ini berbeda.

Sepuluh ekor ikan herring raksasa ditemukan di tepi pantai dan di jaring para nelayan di Perfektur Ishikawa. Sedangkan setengah lusin lainnya tertangkap jaring nelayan Perfektur Toyama. Belasan ekor lainnya tertangkap di Kyoto, Shimane, dan Nagasaki, semuanya terletak di perairan utara.

Menurut cerita tradisional Jepang, ikan herring raksasa ini muncul ke permukaan laut dan ke pantai dengan sendirinya untuk memperingatkan warga bahwa gempa akan melanda.

Teori-teori ilmiah juga menyebutkan bahwa ikan perairan laut dalam ini sangat sensitif terhadap pergerakan-pergerakan di jalur patahan seismik. Namun, para pakar tetap lebih mempercayai teknologi tinggi untuk memonitor piringan tektonik di bawah permukaan laut.

"Zaman dulu, orang Jepang percaya bahwa ikan bisa memperingatkan akan terjadinya gempa, terutama ikan lele," kata Hiroshi Tajihi, deputi direktur Pusat Gempa Kobe, pada Daily Telegraph.

"Namun, itu hanya takhayul dan tidak ada hubungan ilmiah antara kemunculan ikan itu dengan gempa," tambahnya.




© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
Andra
06/08/2010
Hanay orang musyrik yang percaya dengan hal-hal tersebut. toh rejeki jodoh maut musibah dll sudah ada yang ngatur.
Balas   • Laporkan
WARIMAN.AZZA
26/05/2010
semua sudah ada yang mengatur..... yang penting tetap waspada & slalu berdo'a.......
Balas   • Laporkan
leny
06/03/2010
jngn anggp remeh trhdp tnda2 dri tuhan. tiada ilmiah yg lebih pintar dri Tuhan.
Balas   • Laporkan
Lala
05/03/2010
yah positif thinking aja laaah
Balas   • Laporkan
yan obot
05/03/2010
banyak hal yg terjadi, terlebih dahulu di ketahui melalui tanda2 alam. sperti halnya akan terjadi gunung meletus, bnyak binatang akan turun gunung. mungkin saja itu pun merupakan petunjuk. wallahua'lam.........
Balas   • Laporkan
kang Rahmat
05/03/2010
Alloh Swt telah beri banyak tada2 lam bagi kita.karena kesombongan kita seringkali kita bilang tidak ilmiah.dasar manusia.Allahu'alam.
Balas   • Laporkan
edwin tedjo
05/03/2010
garis yang melintang pada badan ikan itu untuk mendeteksi tekanan, jika tekanan dalam air terasa tinggi dgn frekwensi yang sering akibat gempa, insting ikan pun akan menjauh dari kedalaman air, karena dinilai sbg ancaman..
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id