DUNIA

Ada Darah Babi di Filter Rokok

Satu merek rokok dipasarkan di Yunani dipastikan mengandung darah babi

ddd
Rabu, 31 Maret 2010, 10:06
ilustrasi rokok
ilustrasi rokok (www.dicts.info)

VIVAnews - Seorang peneliti di Australia melansir penelitian mengenai rokok yang diduga mengandung darah babi. Kandungan babi yang diharamkan umat Islam ini ditemukan di filter rokok.

Profesor di bidang Kesehatan Publik, Universitas Sydney, Simon Chapman, menunjuk pada riset terbaru yang mengidentifikasi 185 penggunaan bagian dari babi, termasuk dalam pembuatan filter rokok. Penemuan ini, kata Chapman kepada News.com.au, bisa berdampak pada kelompok Islam dan Yahudi.

"Komunitas Yahudi jelas akan menilai masalah ini sangat serius dan komunitas Islam akan menilainya sangat mengganggu," kata Chapman, Rabu 31 Maret 2010.

Penemuan ini, kata Chapman, membuka bobrok industri rokok yang tidak diwajibkan mencantumkan komposisi dalam rokok. "Mereka mengatakan, "ini bisnis kami dan sebuah rahasia dagang"."

Darah babi ini, kata Chapman, setidaknya ditemukan di satu mereka rokok dijual di Yunani. Darah babi dipastikan dipakai dalam pembuatan rokoknya.

Sebuah riset di Belanda menemukan darah babi ini dipakai untuk membuat filter lebih efektif menangkap kimia berbahaya sebelum asap masuk ke tenggorokan. Artinya, temuan ini jelas tak berlaku untuk rokok yang tidak menggunakan filter.

Simak berita terpopuler lainnya:

- Gayus Mengaku Penghasilannya Rp300 Juta/Bulan

- Kronologi Penangkapan Gayus Tambunan

- Kenapa Sri Mulyani Kebobolan Kasus Gayus

- Dua Alasan PAN Tak Usung Julia Pere

- Dramatis, Munich Atasi MU di Injury Time



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
hjvhjvjv
27/06/2010
bersyukurlah yg tidak merokok... termasuk saya... kwkwkwkwkw
Balas   • Laporkan
indra
13/04/2010
rokok adalah makruh kenapa harus di haramkan..???!!!kalau lah ada penemuan seperti di universitas sydney??!!!bukan berarti para pencandu/pencinta rokok akan berhenti.tp, malah mencari alternatif lain,yaitu:dgn merokok kretek alias tdk pake filter gabus...
Balas   • Laporkan
jenal mutakin
10/04/2010
kembalilah ke tembakau ...uduuuud
Balas   • Laporkan
PEROKO MANIA
10/04/2010
betul itu ! kalo bisa sang profesor didatangkan aja ke indonesia biar di kasih wejangan sama para kiyai kiyai
Balas   • Laporkan
abe
07/04/2010
qt tunggu hasil uji lab slanjutnya aj y,,,
Balas   • Laporkan
rizky diamond
06/04/2010
emang rokok haram ya????
Balas   • Laporkan
azzam
02/04/2010
sudah jelaslah keharam rokok yang selama ini menjadi perdebatan dan selisih pendapat. alhamdulillah
Balas   • Laporkan
azzam
02/04/2010
sudah jelaslah keharam rokok yang selama ini menjadi perdebatan dan selisih pendapat. alhamdulillah
Balas   • Laporkan
rief
02/04/2010
Bukan mo membela siapa2, tapi penelitian harusnya berdasarkan fakta, jika anda mengerti cara proses pembuatan filter, anda akan ngomong penelitian ini jelas membual. Filter dibuat dari bahan yang namanya acetate tow, material ini diperoleh dari pemprosesa
Balas   • Laporkan
NeufChubiiePK-
01/04/2010
^^SUSU-Family^^ ^^SUSU-Shimly^^ GOO SUSU GO GO GO
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com