DUNIA

Belanda Buka Toko Seks Online untuk Muslim

El Asira, dalam bahasa Arab berarti ‘masyarakat’ memisahkan pengunjung pria dan wanita.

ddd
Rabu, 31 Maret 2010, 19:56
 
  (dok. Corbis)

VIVAnews - Sebuah situs internet yang menjual bahan-bahan pemuas kebutuhan seksual untuk kaum muslim diluncurkan di Belanda. Situs toko seksual online tersebut bertujuan memenuhi kebutuhan erotis tanpa melanggar hukum Syariah.

“Selama empat hari pertama peluncuran, sekitar 70 ribu orang mengunjungi situs kami,” kata Abdelaziz Aouragh, pendiri situs bernama El Asira tersebut, seperti VIVAnews kutip dari Telegraph, 31 Maret 2010. Situs itu disebut sebagai toko online erotis pertama di dunia bagi umat muslim.

Aouragh, pria 29 tahun berkebangsaan Belanda ini menjadikan pasangan suami-istri muslim yang menganggap pornografi dan erotisme sebagai suatu hal yang terlarang dalam ajaran islam sebagai target market.

Homepage El Asira, yang dalam bahasa Arab berarti ‘masyarakat’ memiliki desain yang akan mengarahkan perempuan untuk mengklik sisi kiri, dan kaum pria ke sisi kanan.

Begitu masuk ke dalam situs, pengguna internet bisa berselancar dalam bahasa Belanda, Arab, atau Inggris, untuk melihat berbagai produk, terutama minyak untuk memijat, pelumas, dan tablet yang disebuh berfungsi untuk meningkatkan hasrat seksual.

Semua bahan-bahan tersebut, diklaim Aouragh, halal atau ‘diizinkan’ dalam ajaran Islam. “Sebagian besar produk di tempat lain disertai gambar orang telanjang atau bahasa-bahasa yang tidak pantas, sulit menemukan toko online seperti bisnis saya ini,” tambahnya.

Sebaliknya, situs El Asira ini hanya menampilkan kotak, tablet, tube, dan botol yang sebagian besar berwarna merah muda atau biru dengan logo merek produk.

“Kami memilih pendekatan yang terhormat,” kata Aouragh. Ulama muslim seperti Imam Abdul Jabbar tidak melihat ada pelanggaran dalam situs milik Aouragh. “Sepanjang dia tidak menjual mainan seks atau benda-benda semacam itu, tidak masalah,” kata Jabbar. “Nabi Muhammad memberikan banyak nasehat mengenai seks dalam pernikahan dan tidak perlu malu,” kata ulama asal Belanda tersebut.

Sayangnya, saat berita ini diturunkan, situs tersebut sedang tidak bisa diakses. Menurut tweet pemiliknya, situs tersebut terpaksa offline sementara karena kebanjiran pengunjung.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
caca marica
07/09/2010
mas darman, kan udh jelas klo yg ditampilinnya cmn produk2 aj...
Balas   • Laporkan
gersang
30/08/2010
masa alloh
Balas   • Laporkan
farha
03/05/2010
ya alloh....
Balas   • Laporkan
Echa Marita
30/04/2010
waaaahhhhhhhhh.......seru-sseru-seru......tapi alamtnya apa nieeeee!!!pengen cobak-cobak,, nambah pengalaman baca.
Balas   • Laporkan
julia
28/04/2010
that's good idea
Balas   • Laporkan
darman
24/04/2010
dalam Islam sudah tegas bahwa aurat itu tidak boleh dipertontonkan kepada yang bukan muhrimnya...bagaimana bisa dihalalkan kalau sampai diekspose ke massyarakat luas....!
Balas   • Laporkan
godric_hollows | 25/06/2011 | Laporkan
namanya juga teknologi sekali2 kita logis dong ,, klo terus di pautkan sama agama ,, ga encer2 otak kita ,
oon
24/04/2010
no comment lah
Balas   • Laporkan
oon
24/04/2010
no comment...
Balas   • Laporkan
Muslimku
23/04/2010
Terobosan yang hebat dan berani. Selamat berbelanja online.
Balas   • Laporkan
abdul
01/04/2010
bodoh, seks itu tidak haram selama berada di jalur yang benar. beda dengan prostitusi yang jelas2 haram
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id