DUNIA

Bumi Makin Panas, Manusia Bisa Terpanggang

"Peningkatan temperatur bisa menimbulkan ancaman bagi kelangsungan spesies kita."

ddd
Rabu, 12 Mei 2010, 06:30
Cuaca Panas di Weimar, Jerman
Cuaca Panas di Weimar, Jerman (AP Photo/Jens Meyer)

VIVAnews -Bumi makin panas. Itu sudah kita rasakan sehari-hari. Seberapa berbahaya kenaikan temperatur itu bagi kelangsungan hidup manusia, ada baiknya kita mendengar sejumlah ahli yang tekun meneliti tentang matahari dan bumi.

Studi terbaru  yang dilakukan sejumlah ahli dari University of New South Wales, Australia,  yang dilansir Selasa 10 Mei 2010, menjelaskan bahwa dalam kurun waktu kurang dari tiga abad,separuh dari planet bumi terlalu panas untuk dihuni manusia.

Peningkatan temperatur di beberapa tempat, bisa membuat manusia tidak mampu lagi beradaptasi dan bertahan hidup. Proses pembangunan, terutama emisi gas dan rumah kaca, menjadi sebab melonjak temperatur itu.

Para ahli itu merekomendasikan bahwa tindakan--bukan lagi sekedar kebijakan --mengurangi emisi gas dan rumah kaca sebagai salah satu solusi. Membiarkan bumi ini terus dipenuhi dua hal itu akan membuat temperatur naik sekitar 10 hingga 12 persen pada tahun 2300.

Para ahli itu menegaskan, "Sebagian besar selisih pendapat mengenai perubahan iklim adalah mengenai apakah dunia akan berhasil menempatkan pemanasan global di level yang relatif aman, yakni dengan hanya penambahan dua derajat Celsius pada 2100," kata Profesor Tony McMichael dari Australian National University (ANU) dalam karya ilmiah tambahan yang dipublikasikan dalam Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS), seperti dikutip dari laman Xinhua.

Namun sang profesor menambahkan bahwa perubahan iklim tidak akan berhenti pada tahun 2100.  Hingga tahun 2300, kita mungkin akan berhadapan dengan peningkatan temperatur sebesar 12 derajat atau bahkan lebih.

Bila kondisi tersebut benar terjadi, McMichael mengatakan bahwa kekhawatiran yang terjadi saat ini,  terutama mengenai naiknya  permukaan air laut, kebakaran dan gelombang panas, merosotnya keberagaman hayati, dan persoalan agrikultur akan menjadi tidak penting bila dibandingkan dengan dampak secara global.

"Peningkatan temperatur bisa menimbulkan ancaman bagi kelangsungan spesies kita," kata McMichael. "Karena setengah dari wilayah berpenghuni di planet ini akan menjadi terlalu panas bagi makhluk hidup," lanjutnya.

Penelitian tersebut dilakukan  atas kerja sama dengan Purdue University di Amerika Serikat  dan telah dipublikasikan di jurnal PNAS kemarin. (wm)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
dewi yunita
24/05/2010
memang betul apa yang dikatakan ilmuan ttersebut seperti yang kita rasakan saat ini bumi kita semakin puannnassss..... sayang anak cucu kita nanti hidup dibumi yang banyak sekali ancaman karna ulah manusia zaman sekarang apa yang haruskita lakukan agar se
Balas   • Laporkan
dudi gunadi
19/05/2010
mungkin tambah panas... juga mungkin sebentar lagi bumi mengalami pendinginan... karean fusi yg terjadi di matahari berkurang... dulu juga bumi pernah ngalami zaman es...panas... dingin... panas dingin sudah biasa.
Balas   • Laporkan
slaminai
19/05/2010
manusia lupa akan berterimakasih kpd yg kuasa,,,,n ini adlah ujian,,,,
Balas   • Laporkan
ratu adil
12/05/2010
Yg bikin rusak dunia/bumi ini semenjak ada revolusi industri manusia makin maju tapi bumi makin rusak apalagi manusia2 serakah terus menghisap kekayaan bumi,demi kepentingan keluarga dan kelompoknya. RASAKAN SAJA WAHAI MANUSIA HUKUM ALAM SEBAB AKIBAT
Balas   • Laporkan
ratu adil
12/05/2010
Yg bikin rusak dunia/bumi ini semenjak ada revolusi industri manusia makin maju tapi bumi makin rusak apalagi manusia2 serakah terus menghisap kekayaan bumi,demi kepentingan keluarga dan kelompoknya. RASAKAN SAJA WAHAI MANUSIA HUKUM ALAM SEBAB AKIBAT
Balas   • Laporkan
ratu adil
12/05/2010
Yg bikin rusak dunia/bumi ini semenjak ada revolusi industri manusia makin maju tapi bumi makin rusak apalagi manusia2 serakah terus menghisap kekayaan bumi,demi kepentingan keluarga dan kelompoknya. RASAKAN SAJA WAHAI MANUSIA HUKUM ALAM SEBAB AKIBAT
Balas   • Laporkan
RISKA
12/05/2010
eaa mmg sdh pnas skali,,,ampe mlm jg,,, panas.....ttp pns...ampe2 mlm tdur pk kpas angin......smpai pagi....
Balas   • Laporkan
kaka
12/05/2010
dengerin tu........
Balas   • Laporkan
ucriet
12/05/2010
bkn bumi yg makin panas.. tp manusia sndiri yg buat bumi panas.. dengan kemaksiatan kemaksiatan nya
Balas   • Laporkan
Jeriman Primantap
12/05/2010
Sekarang aja sudah luarbiasa panasnya sekalipun dibarengi hujan akhirnya apa saja ikut menjadi panas hati panas otak pikiran kusem pejabat2pun ngaak ada yang bisa dipercaya tipu rakyat panaaaaaassssssnya !!!!!!!!
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com