DUNIA

Hotel Bintang Lima di Bangkok Ditembaki

Rumor beredar, penembak jitu berada di dalam kamar nomor 517 Hotel Dusit Thani.

ddd
Senin, 17 Mei 2010, 09:31
Para demonstran pro Thaksin bentrok dengan polisi di Bangkok, Thailand
Para demonstran pro Thaksin bentrok dengan polisi di Bangkok, Thailand (AP Photo/Sakchai Lalit)

VIVAnews - Sebuah hotel bintang lima yang berlokasi di sekitar zona protes di Bangkok, Thailand, ditembaki pada Senin pagi, 17 Mei 2010. Satu ledakan keras yang terdengar membuat para tamu hotel diungsikan ke basement.

Rumor yang beredar di kalangan tamu hotel, ada sejumlah penembak jitu dari militer Thailand berada di dalam kamar nomor 517 Hotel Dusit Thani tersebut.

Seorang juru foto kantor berita Agence France-Presse (AFP) yang menginap di Hotel Dusit Thani mengaku mendengar suara ledakan besar di dekat kamarnya.

"Saya sedang berada di tempat tidur. Terdengar ledakan besar di dekat kamar saya. Saya keluar, tamu lain juga keluar kamar, dan pada saat itu, dinding hotel ditembaki dari luar," kata fotografer Pedro Ugarte.

"Kami menerima telepon dari staf hotel yang meminta kami turun ke bawah karena kami sedang diserang," lanjutnya seperti dikutip dari laman harian Straits Times. "Semua orang sekarang ada di basement, sekitar 100 orang," kata Ugarte melalui sambungan telepon.

Suasana di basement tenang, tetapi seorang tamu wanita pingsan. Para tamu kemudian dipindahkan ke lobi hotel, jauh dari jalan. "Seseorang menjelaskan alasan kami di sini adalah karena ada penembakan dan juga satu suara tembakan dari atap," kata Ugarte.

Ugarte adalah fotografer AFP untuk Asia Selatan yang berkantor di New Delhi, India. Dia menginap di lantai 20 Hotel Dusit Thani.

Hotel Dusit Thani, yang di dalam situsnya digambarkan berlokasi di jantung 'City of Angels', menjadi magnet bagi para juru warta yang meliput konflik di kota Bangkok karena dekat dengan lokasi zona protes, sehingga lokasi itu bisa dilihat dari lantai atas hotel.

Otoritas Thailand telah memperingatkan jurnalis untuk menjauhi area unjuk rasa karena menurut otoritas, jurnalis merupakan target empuk untuk "teroris". Empat wartawan ditembak dan terluka, dan satu orang tewas di Bangkok sejak krisis terjadi pada Maret lalu.  (umi)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
rajapaksa
17/05/2010
justru rajanya yang bengis. yg jatuhkan thaksin kan kudeta militer yg didukung raja. militer juga tidak mungkin menembak tanpa perintah raja. raja thailand sudah berkali2 terbukti dalam sejarah menembaki rakyatnya khususnya demonstran mahasiswa.
Balas   • Laporkan
lience
17/05/2010
tentara pemerintah dng persenjataan lengkap dan modern dng demontran yg senjata seadanya,sangat tidak manusiawi;jadi bagaimana pemerintah thailand bisa urus rakyatnya kalau perlakuan ini dilakukan oleh pimpinan negara.sayang raja sdg sakit jadi tak bisa
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id