DUNIA

Perang Etnis, 30 Uzbek Tewas

Sejak bentrok Kamis lalu, 100 orang tewas dalam bentrok antar Kyrgyz dan Uzbek.
Minggu, 13 Juni 2010
Oleh : Ita Lismawati F. Malau

VIVAnews - Bentrok etnik Kyrgyz dan Uzbek kembali pecah wilayah selatan Kyrgyzstan, Minggu 14 Juni 2010. Sekelompok Kyrgyz menyerang desa etnis Uzbek, Suzak, dan menewaskan 30 orang. 

Pejabat militer senior Talaaibek Myrzabayev, mengatakan ada desa lain yang juga dibakar dan diserang kubu Kyrgyz, yakni desa Dostuk. Namun, jumlah korban belum diketahui.

Bentrok antaretnis menyebar di bagian selatan Kyrgyzstan, sejak Kamis lalu. Sejauh ini tercatat 100 orang tewas dan lebih dari 1000 luka-luka.

Dokter menilai jumlah warga yang diketahui luka atau tewas masih rendah. Pasalnya, warga Uzbek yang terluka terlalu takut untuk keluar dan berobat ke rumah sakit.

Puluhan warga Uzbek meninggalkan rumah mereka setelah serangan dari dari Kyrgyz. Sebelumnya, huru hara juga terjadi di kota terbesar kedua negara itu, Osh. Toko-toko dijarah dan sebagian besar warga kekurangan makanan. Saksi mata mengatakan kelompok Kyrgyz tak segan menembaki perempuan dan anak Uzbek.

Tembakan terus terdengar dalam beberapa hari di beberapa wilayah negara ini. Sementara puluhan Kyrgyz mengayunkan tongkat, dan senapan sambil meneriakkan slogan anti-Uzbek.

Menurut aktivis politik setempat, Asyl Tekebayev, sekitar 400 orang dari etnis Uzbek membalikkan dan merusak mobil-mobil dan membunuh polisi di desa Bazar-Kurgan.

Bentrok ini merupakan yang terparah sejak Presiden Kurmanbek Bakiyev diberhentikan dan dia lari dari negaranya, April lalu. .

Presiden sementara, President Roza Otunbayeva mengakui pemerintahannya tak bisa mengendalikan bentrok di Osh yang berpenduduk 250 ribu, Sabtu lalu. Meskipun, pihaknya sudah menyiagakan tentara dan helikopter untuk menghentikan bentrok.

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found