DUNIA

NASA: Badai Matahari 2013 Bisa Jadi Bencana

"Kita tahu bahwa badai matahari akan datang, tapi kita tak tahu seberapa buruk akibatnya."

ddd
Selasa, 15 Juni 2010, 07:01
Foto letupan matahari yang diambil dari satelit NASA
Foto letupan matahari yang diambil dari satelit NASA (AP Photo/NASA)

VIVAnews - Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) memperingatkan bahaya badai matahari. Sejumlah negara, termasuk Inggris akan menghadapi mati listrik dan hilangnya jaringan komunikasi secara meluas -- setelah Bumi dihantam 'badai luar angkasa'.

Jaringan listrik di Inggris akan mengalami panas berlebihan, akan ada gangguan perjalanan udara. Sementara, kerja peralatan elektronik terganggu, alat navigasi, dan satelit utama buatan manusia berhenti beroperasi --  saat Matahari mencapai kekuatan maksimumnya dalam beberapa tahun.

Ilmuwan  senior NASA yakin, Bumi akan terpukul oleh tenaga magnetis dari jilatan api Matahari dalam level yang tak diketahui, setelah Sang Surya 'bangun dari tidurnya yang panjang' suatu hari di tahun 2013. Demikian diungkap dalam artikel yang ditulis di The Daily Telegraph.

Dalam peringatan terbarunya, NASA mengatakan, badai superkuat akan memukul bumi seperti 'kilat'. Efeknya, bisa mengakibatkan bencana bagi kesehatan di dunia, layanan gawat darurat dan juga kemanan nasional -- kecuali tindakan pencegahan sudah diambil sebelumnya.

Para ilmuwan percaya, badai matahari dapat merusak segala sesuatu, dari sistem layanan darurat, peralatan rumah sakit, sistem perbankan dan perangkat kontrol lalu lintas udara, hingga barang-barang sehari-hari seperti komputer dan iPod.

Karena ketergantungan manusia pada perangkat elektronik, yang sensitif terhadap energi magnetik, badai matahari bisa berarti kerugian besar dan berpotensi menjadi masalah serius bagi pemerintahan suatu negara.

"Kita tahu bahwa badai matahari akan datang, tapi kita tidak tahu seberapa buruk yang akan terjadi ," kata direktur divisi Heliophysics NASA, Dr Richard Fisher, seperti dimuat laman Telegraph, 14 Juni 2010.

"Ini akan mengganggu kerja perangkat komunikasi seperti satelit dan navigasi mobil, perjalanan udara, sistem perbankan, komputer, segala sesuatu yang elektronis. Ini akan menimbulkan masalah besar bagi dunia."

Sebagian wilayah Bumi akan kehilangan tenaga listrik. Dan untuk memperbaiki kerusakan yang ada, membutuhkan waktu yang tak sebentar.

Dalam konferensi cuaca baru-baru ini diselenggarakan di Washington DC, yang dihadiri para ilmuwan NASA, pembuat kebijakan, peneliti dan pejabat pemerintah, peringatan bahaya badai matahari diberitahukan.

Ini, kata Fisher, bukan sekedar peringatan, melainkan peringatan yang paling komperehensif. Badai, yang akan menyebabkan  Matahari  mencapai suhu lebih dari 10.000 F atau 5.500 derajat celcius -- sesuatu yang jarang terjadi.

Setiap siklus  22 tahun, energi magnetik Matahari mencapai puncaknya, sementara,  jumlah bintik matahari  (flare) mencapai maksimum setiap 11 tahun.

Kejadian pada 2013 menggabungan dua fenomena tersebut dan menghasilkan tingkat radiasi besar. Dia mengatakan sebagian besar wilayah dunia bisa menghadapi hidup tanpa listrik selama beberapa bulan, meskipun dia mengakui bahwa itu tidak mungkin.

Alternatif yang lebih mungkin adalah bahwa daerah yang  luas, termasuk Eropa Utara dan Inggris yang memiliki jaringan listrik yang rapuh akan mengalami kelumpuhan energi, hidup tanpa listrik selama beberapa jam, atau beberapa hari.

Kata Fisher, persiapan harus dilakukan, pada level sama seperti menghadapi angin topan -- saat pemerintah tahu bencana sudah dekat namun tak tahu seberapa besar kerusakan yang akan terjadi.

"Saya pikir, yang jadi masalah utama adalah bahwa saat ini masyarakat modern sangat bergantung pada elektronik, ponsel dan satelit daripada sebelumnya," katanya.

Sebelumnya, National Academy of Sciences, dua tahun lalu, telah memperingatkan, jaringan daya, GPS navigasi, perjalanan udara, jasa  keuangan dan komunikasi radio darurat bisa terganggu oleh aktivitas Matahari.

Kerusakan ekonomisnya bisa  dua puluh kali lebih parah dari Badai Katrina -- yang menghancurkan New Orleans pada tahun 2005 dan merugikan secara ekonomi sekitar US$ 125 miliar.

Tindakan apa saja yang bisa dipersiapkan suatu negara? Kata Fisher,  tindakan pengamanan.  Termasuk pembuatan sistem cadangan energi untuk rumah sakit dan  pembangkit listrik, pengembangan satelit yang lebih aman.

Saat ini, NASA terus menyelidiki pengaruh badai matahari di bumi dengan menggunakan puluhan satelit. Meneropong seberapa besar potensi ancamannya bagi Bumi. (umi)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
kalvin toliu
21/11/2010
itu adalah gejala alam.manusia tak mungkin bisa mencegah,aplgi menghentikannya....
Balas   • Laporkan
o23nk
24/09/2010
Sebagai mahluk ciptaanNYA,kita berserah diri aja sm yg kuasa.klu DIA meminta,kita g bs nolak kan.yach..smoga ja smuanya baik2 sj....amien...
Balas   • Laporkan
komang edy
14/09/2010
ah biarin aja mau terjadi apa...qta kan tau gimn rasanya hujan komet dan laen sebagainya.yg terjadi biarlah terjadi pinter2 sembunyi aja...kl gak pinter ya paling mati....gt aja kok repot....
Balas   • Laporkan
bonjol
22/08/2010
Berdoalah agar semua itu tidak terjadi, serahkanlah pada yang maha Kuasa..................Amin
Balas   • Laporkan
j4nkrik
05/08/2010
kali aja kita berubah jadi manusia dengan kemampuan telekinesis, atau apalah yang berbau dari dimensi lain...hehehehe
Balas   • Laporkan
dd
21/07/2010
harus cepat tobat ne...........
Balas   • Laporkan
Oi
20/07/2010
m.. kl menurut saya apa yg telah di paparkan diatas adalah sebuah fenomena alam yg akan terjadi dan baru merupakan prediksi, jadi kesimpulannya suatu penelitian yg baik adalah yg dapat di pertanggung jawabkan dan merupakan inspirasi bagi manusia...oleh ka
Balas   • Laporkan
dewi
17/07/2010
smua-nya kita kembalikan lagi kepada Allah.....smua itu terjadi krna kehendak-nya...& tdk ada satupun manusia yg bisa memprediksi sekalipun itu kiamat...
Balas   • Laporkan
Sapto
05/07/2010
santai aja bro....yg kena kan belahan bumi utara ama belahan bumi selatan....gantian dong....masak negara kita masih katrok dan kere terus....kalo badai matahari benar2 terjadi kelak negara kita termaju di dunia...amerika, eropa, jepang lewaat...listrik d
Balas   • Laporkan
novi
26/06/2010
dptkah kita brtahan?? bertahanlah! insya allah badai pasti berlalu
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com