DUNIA

Sungai Raksasa Ditemukan di Dasar Laut Hitam

Sungai bawah laut ini bahkan layak dinobatkan sebagai sungai keenam terbesar di dunia.

ddd
Senin, 2 Agustus 2010, 10:03
Sungai bawah laut di dasar Laut Hitam
Sungai bawah laut di dasar Laut Hitam (Leeds University| Daily Mail)

VIVAnews - Sebuah sungai raksasa, yang bahkan layak dinobatkan sebagai sungai keenam terbesar di dunia baru-baru ini ditemukan oleh ilmuwan Inggris.

Yang luar biasa, sungai ini ditemukan di dasar Laut Hitam, sebuah laut dalam antara Eropa tenggara dan Asia Kecil.

Para ilmuwan dari Leeds University mengerahkan kapal selam robot untuk meneliti dan memindai dasar laut di dekat Turki itu.

Seperti halnya di daratan, sungai di bawah laut itu memiliki saluran, anak sungai, dataran banjir, aliran deras air, dan bahkan air terjun.

Sungai yang ditemukan di dasar Laut Hitam, memiliki kedalaman 115 kaki dan lebarnya lebih dari setengah mil.

Jika berada di daratan, para ilmuwan memperkirakan, perairan yang ditemukan di Laut Hitam, adalah sungai keenam terbesar di dunia, dalam hal jumlah air yang mengalir.

Aliran air, yang membawa air asin dan sedimen, 350 kali lebih besar dari Sungai Thames di Inggris.

Ini adalah satu-satunya sungai bawah laut aktif yang ditemukan. Letaknya di  Selat Bosphorus yang mengalir dari Mediterania ke Laut Hitam. Aliran air sungai bawah tanah itu disebabkan perbedaan kadar garam.

Ini menyebabkan air Mediterania mengalir seperti sungai, yang menciptakan alur-alur dan genangan yang dalam.

Penemuan ini akan membantu menjelaskan bagaimana kehidupan bisa bertahan di kedalaman laut, yang jauh dari perairan kaya nutrisi karena jauh dari tanah. Sungai bawah laut lah yang bertugas membawa sedimen dan nutrisi.

Menurut Dr Dan Parsons, pemimpin tim peneliti dari Sekolah Tinggi Ilmu Bumi dan Lingkungan, Universitas Leeds, kepada Sunday Telegraph, mengatakan, "Kepadatan air di sana lebih padat dari air laut di sekitarnya karena memiliki salinitas yang lebih tinggi dan membawa begitu banyak sedimen."

"Sungai itu mengalir dari beting laut dan keluar melalui daratan abisal, seperti halnya sungai di darat," demikian penjelasan Parsons  seperti dimuat laman Daily Mail, Minggu 1 Agustus 2010.

Dataran abisal di laut mirip seperti di gurun pasir, bedanya dataran air ini bisa menyediakan nutrisi dan bahan-bahan yang dibutuhkan untuk mahluk yang hidup di dalamnya.

"Itu memiliki peran yang penting, seperti arteri, yang memberikan kehidupan di laut dalam."

Perbedaan utama sungai di bawah laut ini adalah bahwa aliran air berlawanan dengan sungai-sungai di darat.

Para ilmuwan telah lama menduga bahwa keberadaan sungai dasar laut sangat masuk akal,  setelah pemindai sonar  mengungkapkan adanya saluran berkelok-kelok di banyak lautan di dunia.

Di antara yang terbesar, adalah sungai bawah tanah di perairan Brazi, di mana aliran Amazon memasuki Samudera Atlantik.

Saluran di Laut Hitam, meskipun jauh lebih kecil, adalah satu-satunya yang ditemukan masih mengalir dan membuktikan bahwa saluran ini misterius dibentuk oleh sungai di bawah air.

Tidak seperti parit laut, yang formasi geologi yang terbentuk pada bagian terdalam dari laut akibat pergerakan lempeng tektonik, saluran sungai berkelok-kelok di dasar laut dibentuk melalui proses pengikisan endapan lumpur.


Sungai bawah laut di dasar Laut Hitam

 

Dr Parsons menemukan bahwa sungai bawah tanah di dasar Laut Hitam mengalir dengan kecepatan sekitar empat mil per jam, mengalirkan 22.000 meter kubik air per detik. Ini 10 kali lebih besar dari sungai terbesar Eropa, Rhine.

Sungai bawah laut ini Sungai mengalir hanya sekitar 37 mil hingga mencapai tepi beting laut sebelum menghilangke laut dalam. (umi)

 

Baca juga:

10 Wanita Cantik Ini Pernah Alami Depresi

Siapa Lebih Kaya, Sampoerna atau Gudang Garam

UGM Buka Kampus di Jakarta

4 Situs Porno Dominasi Trafik Video Mobile

Tidak Takut Disaingi Duo 'Keong Racun'

SPG Paling Cantik

 

 



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
ira marlina taryono
02/02/2011
Subhahanallah,Allah Maha Besar...Allahu Akbar....
Balas   • Laporkan
budi
31/01/2011
haha msh ada yg meragukan ke ESA-an ALLAH?
Balas   • Laporkan
lu-bu | 14/06/2011 | Laporkan
tidak
Papua ko tra kosong
17/10/2010
Bismillah, Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu, antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui masing-masing (Al Qur'an surat Ar Rahman ayat 19-20).
Balas   • Laporkan
zaki
02/10/2010
Satu lg bukti ttg ke-canggihan Al-Qur'an...
Balas   • Laporkan
shelly
28/09/2010
subhanallah.. Allahu Akbar mari lebih semangat mencari ilmu just coz Allah n give the best to our earth
Balas   • Laporkan
ilham
25/08/2010
ya...Allah,sungguh besar kuasa-Mu!persis seperti yg trdpt di surat ar-rahman
Balas   • Laporkan
ujang
09/08/2010
subhanallah... ini merupakan bukti kebesaran ALLAH...
Balas   • Laporkan
Pandu hidayatullah.
07/08/2010
Subhanallah... Allahu akbar...!!!
Balas   • Laporkan
aulia rahman
07/08/2010
subhanaallahh... ini merupakan tanda hari kiamat hampir dekat!!
Balas   • Laporkan
a2n
03/08/2010
JESUS is AWESOMEEEEE!!!! praise GOD....
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id