DUNIA

Indonesia - Malaysia Hari Ini Berunding

Insiden 13 Agustus dan masalah perbatasan bilateral kemungkinan menjadi topik utama

ddd
Senin, 6 September 2010, 07:53
Sengketa Perbatasan Malaysia
Sengketa Perbatasan Malaysia (Antara/Andika Wahyu)

VIVAnews - Delegasi Indonesia pimpinan Menteri Luar Negeri (Menlu) Marty Natalegawa dijadwalkan tiba di Kota Kinabalu Senin pagi untuk berunding dengan Malaysia. Kunjungan kali ini, yang dijadwalkan berlangsung selama dua hari, telah mendapat perhatian besar dari publik di tengah tegangnya hubungan antar kedua negara.

Kantor Perdana Menteri Malaysia, Wisma Putra, mengungkapkan bahwa kedua delegasi langsung bertemu hari ini. Selain itu, Natalegawa juga mengadakan pertemuan khusus dengan Menlu Anifah Anam sebagai tuan rumah. Selanjutnya, kedua menteri mengadakan jumpa pers pada pukul 15 waktu setempat. Anifah dan Marty juga dijawalkan berbuka puasa bersama

Menurut Wisma Putra, seperti yang dikutip laman harian The Star, pertemuan kedua menteri akan membicarakan insiden maritim 13 Agustus, yang memicu gelombang demonstrasi anti Malaysia di Jakarta.

Natalegawa sebelumnya mengungkapkan bahwa pada pertemuan nanti Indonesia akan mengupayakan percepatan perundingan perbatasan dengan Malaysia. Pasalnya, kedua negara masih memiliki empat segmen wilayah yang berada dalam ranah sengketa, dan sampai saat ini belum ada perundingan yang dilakukan.

"Hal ini sudah digarisbawahi berulang kali, bahwa inilah komitmen pemerintah Indonesia," ujarnya Natalegawa, Jumat 3 September 2010.

Selain itu, kedua menteri akan membahas secara umum hubungan kerja sama Indonesia dan Malaysia. Terkait aksi demonstrasi anti Malaysia yang diwarnai penodaan simbol negara, Natalegawa menyerukan agar masyarakat tidak lagi melakukan reaksi yang berlebihan.

Kunjungan Natalegawa ke Kinabalu menandakan komitmen Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang diutarakan 1 September lalu bahwa pemerintah Indonesia saat ini ingin menyelesaikan ketegangan dengan Malaysia melalui langkah diplomasi. (hs)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
soerachman
06/09/2010
ah percuma berunding,,,gag lama lagi juga malaysia buat ulah lagi,,,
Balas   • Laporkan
Satria
06/09/2010
Yang penting Kedaulatan qt tetap terjaga. Kalau memang tidak bisa dengan cara diplomasi PERANG adalah cara untuk menunjukan Kedaulatan Wilayah NKRI
Balas   • Laporkan
indy
06/09/2010
NKRI harga mati
Balas   • Laporkan
rafles
06/09/2010
berunding jgan saling menyalahkan,,!! karna kita adalah negara hukum dan negara meyoritas agama islam,,!!
Balas   • Laporkan
ysnto
06/09/2010
NKRI harga Mati..... Jika para diplomat/negarawan masih punya jiwa Nasionalisme, Meraka tidak akan manut dan nurut apa kata Negara Malaysia, Ingat para Pejuang kita yang mempertaruhkan jiwa dan raganya dalam memeproleh sejengkal tanah air kita ini.....
Balas   • Laporkan
mapsihotang
06/09/2010
berunding2.. boleh2 aja...tapi jagan hasil rundingan nantinya dilanggar kembali..dan harapan ini yang terakhir kalinya Indonesia berunding dengan malaysia mengenai malasah2 yang terjadi..karena sudah kesekian kalinya Indonesia berunding dgn malaysia...
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com