DUNIA

Dua Dokter Salah Amputasi Kaki Pasien

Dua dokter itu memotong kaki yang salah lalu membuangnya.

ddd
Rabu, 13 Oktober 2010, 16:06
Ilustrasi: Operasi
Ilustrasi: Operasi (photobucket.com)

VIVAnews - Dua dokter ini menyudahi karirnya dengan seribu malu. Salah amputasi kaki pasien. Kaki yang sehat walafiat dipotong, sedang kaki yang sakit dibiarkan. Kesalahan fatal itu menyebabkan sang pasien, seorang wanita 90 tahun di Austria, menderita tak terkira.

Seperti ditulis FOXnews edisi 12 Oktober 2010, sang nenek didiagnosa menderita penyakit pembuluh darah. Oleh keluarga dia dibawa ke rumah sakit di kota Tyrolean, Sankt Johann, Vienna

Diobati dengan rupa-rupa cara sakitnya tak sembuh-sembuh. Akhirnya pada 16 Juni 2010 tim dokter memutuskan untuk mengamputasi kaki yang sakit sang nenek. Tetapi operasi yang dilakukan berlangsung dengan sangat keliru.

Menurut Jaksa, kesalahan itu dibuat saat dua dokter sedang merencanakan operasi. Tim dokter tidak menyadari bahwa mereka mengamputasi anggota tubuh yang salah, sampai operasi itu selesai. Dua dokter itu membuang bagian tubuh yang salah.

Rumah sakit memutuskan bahwa peristiwa ini adalah murni kesalahan manusia. Prosedur keselamatan tidak berjalan dengan benar. Dan dua dokter itu harus bertanggungjawab.

Dua dokter itupun akhirnya diberhentikan. Keduanya akan diadili dengan dokter November mendatang. Sementara nasib si nenek akan menjalani operasi yang kedua.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
adityaputra
15/04/2012
untunglah waktu gw di oprasi berhasil... bisa brabe klu usus yg sakit malah jantung yg diangkut.. wkwkwkwk
Balas   • Laporkan
munthe_dr
22/01/2011
Becanda nih...,berita...,apa iya...,kan tiap mau amputasi itu ada persiapannya.Ada rongentnya di dekat dengan dokternya.Hoax nih...!,sangat kecil kemungkinannya
Balas   • Laporkan
irfanmaricar
22/01/2011
ni dokter dulunya sekolah ga siiih ???
Balas   • Laporkan
hadi
13/10/2010
buka mata anda dokter,
Balas   • Laporkan
mochi
13/10/2010
masya Allah...mungkin ada beberapa step SOP yang dilewatkan....kasihan si nenek....:(...smoga diberi ksabaran..to: all medis mohon lebih teliti lagi thdp objectnya..
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com