DUNIA

Tragedi Pearl Harbor

Serangan Jepang ke pelabuhan Pearl Harbor menyeret AS ke kancah Perang Dunia Kedua
Selasa, 7 Desember 2010
Oleh : Renne R.A Kawilarang, Edwin Solahuddin
Pemandangan tragedi Pearl Harbor, 7 Desember 1941

VIVAnews - Pada 69 tahun yang lalu, angkatan udara Jepang mengebom armada Amerika Serikat (AS) di pelabuhan Pearl Harbor, Hawaii. Ratusan pesawat tempur Jepang memuntahkan bom dan torpedonya ke ratusan kapal AS yang bersandar di Pulau Oahu, Hawaii tersebut.

Serangan pertama Jepang ke Pearl Harbor dimulai pukul 07.55 pagi dan berlangsung selama 35 menit. Selang satu jam kemudian, ratusan pesawat Jepang kembali mengebom pangkalan tersebut selama satu jam.

Menurut stasiun televisi BBC, lebih dari 2400 tentara Amerika tewas, di mana 1000 di antaranya tenggelam bersama kapal perang USS Arizona yang hancur dibom. Serangan tersebut juga menghancurkan lima kapal perang besar yang lain, 112 kapal kecil, dan 164 pesawat udara. Tiga kapal induk Amerika berhasil lolos karena pada saat pengeboman berlabuh di tempat lain.

Sehari setelah serangan ke Pearl Harbor, Presiden AS Franklin Roosevelt memaklumkan perang terhadap Jepang. Namun hancurnya armada AS di Pearl Harbor membuat invasi Jepang ke Asia Tenggara tidak terbendung lagi.

Hanya dalam waktu kurang dari satu tahun, hampir seluruh wilayah Asia Pasifik jatuh ke tangan Jepang. Serangan Jepang di Pearl Harbor menjadi pemicu keterlibatan militer AS dalam Perang Dunia Kedua, baik di Eropa maupun di Pasifik

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found