DUNIA

Pasukan Suriah Serbu Masjid, Enam Tewas

Serangan berlangsung pada Rabu dini hari

ddd
Rabu, 23 Maret 2011, 10:13
Tentara Suriah berjaga di bangunan yang dibakar massa di Kota Daraa, Maret 2011
Tentara Suriah berjaga di bangunan yang dibakar massa di Kota Daraa, Maret 2011 (AP Photo/Hussein Malla)

VIVAnews - Tentara Suriah membunuh sedikitnya enam orang dalam serangan di kompleks masjid Omari di Kota Daraa, Rabu 23 Maret 2011. Lokasi itu selama enam hari menjadi basis gerakan anti pemerintah, yang dikuasai Partai Baath.

Menurut harian Haaretz, berdasarkan keterangan sejumlah saksi, diantara mereka yang tewas adalah Ali Ghassab al-Mahamid. Dia adalah seorang dokter terkemuka setempat yang justru datang ke masjid untuk membantu korban serangan.

Presiden Bashar Assad maupun pejabat Suriah belum memberi keterangan atas serangan itu. Belum juga ada informasi apakah para pemrotes juga bersenjata.

Menurut stasiun berita Al Jazeera, serangan berlangsung pada Rabu dini hari. Seorang saksi mengungkapkan bahwa saat serangan terjadi, aliran listrik putus dan tak lama kemudian muncul kepulan asap, yang tampaknya adalah gas air mata.

Masjid Omari sejak Jumat pekan lalu menjadi lokasi unjuk rasa anti pemerintah. Para pemrotes menyerukan reformasi politik dan mendesak pemerintah memerangi korupsi. Mereka sebelumnya sudah bertekad akan tetap bertahan di masjid hingga tuntutan terpenuhi. 

Suriah berada dalam keadaan darurat sejak Partai Baath berkuasa pada 1963. Rezim itu melarang kelompok oposisi dan membatasi kebebasan ekonomi. Presiden Assad sudah mencabut sejumlah pembatasan bagi sektor swasta, namun dia belum memenuhi tuntutan untuk mengakhiri pemberlakukan undang-undang keadaan darurat.



© VIVA.co.id
BERITA TERKAIT
Share :  
Rating
KOMENTAR
fahmipetrucci
26/04/2011
Yang nyerang mata-mata Israel itu....masuk lewat Yordania.
Balas   • Laporkan
ImamGozali Mukhtar
23/03/2011
Tidak ada tempat lagi kah untuk akal sehat dan iman di tanah para nabi?
Balas   • Laporkan
yogurt32 | 23/04/2011 | Laporkan
Akal sehat akan sirna akibat kekuasaan dan harta.


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com