DUNIA

VIDEO: Aksi Melawan Perompak Somalia

Militer Rusia dan Marinir Korea Selatan berhasil membekuk penjahat laut ini.

ddd
Selasa, 12 April 2011, 09:04
Pasukan khusus Korsel membekuk perompak Somalia
Pasukan khusus Korsel membekuk perompak Somalia (AP Photo/ Arabian Navy)

VIVAnews - Sejumlah pelaut asal Indonesia disandera oleh perompak Somalia. Penyanderaan ini sudah sering terjadi di perairan lepas pantai Somalia.

Pada pertengahan 2010, para perompak Somalia juga beraksi dengan membajak kapal tanker Rusia MV Moscow University yang tengah melintas di Teluk Eden, Yaman. Kapal bermuatan 86 ribu ton kelapa sawit senilai Rp56 miliar ini dibajak oleh 11 perompak Somalia.

Untuk membebaskan 23 warganya yang disandera, pemerintah Rusia mengirimkan kapal perang militernya. Dalam aksi pembebasan sandera, militer Rusia berhasil menangkap 10 perompak, namun 1 perompak tewas dalam pertempuran di laut itu. Lihat video Aksi Melawan Perompak Somalia di sini.

Selain Rusia, marinir Korea Selatan juga membantu membebaskan warga negaranya yang disandera perompak Somalia. Dalam aksi pembebasan itu, 8 pembajak tewas, dan 21 anak buah kapal Samho Jewelry yang mengangkut 15 ribu bahan kimia berhasil diselamatkan. Para awak berasal dari Korea Selatan, Indonesia, dan Myanmar.

5 Bajak laut itu ditangkap karena membajak kapal Samho Jewelry yang mengangkut 15 ribu bahan kimia. Kapal itu dibajak pada 15 Januari dan dibebaskan pada 21 Januari oleh tim khusus pasukan Korea Selatan.

Dalam aksi penyergapan yang dilakukan pasukan khusus Korea itu, 8 pembajak tewas, sedang 21 kru berhasil diselamatkan. Para awak kapal itu 8 berasal dari Korea Selatan, 2 dari Indonesia, dan 11 dari Myanmar. (umi)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
jiki alon
07/07/2011
TNI AND PRESIDEN dimanakah hati nurani kalian?ini kesalahan kalian,kalian harus memberikan keputusan kami rakyat INDONESIA,menerima apa keputusannya... TAPI JANGAN PERNAH MENCOBA MENCARI ZONA AMAN,KARENA ZONA AMAN PUN MEMATIKAN!!!!!!!!!!!!!!!!11
Balas   • Laporkan
Anton
23/04/2011
TNI mah bisanya menghajar rakyat kebumen doank,, ama perompak yang sama-sama bersenjata api mah pipis di celana...
Balas   • Laporkan
paulusz lubisz
22/04/2011
Pemerintah sekarang gak bisa di andalkan,kenapa musti kasih duit,tentara dan pasukan begitu banyak , memang pemerintahan cuma memperkaya hidupnya aja.
Balas   • Laporkan
GUSTI AKBAR RIZALI
22/04/2011
Ayo. TNI INDONESIA,,,semangat....!! chayo,, tunjukin..kemampuan kita.. jangan sampai kalah sama negara lain.
Balas   • Laporkan
kuluk
22/04/2011
Dari pada selamatin orang bisa mati,mending korupsi bisa hura-hura,kan begitu bos. dimana maju tak gentarmu Indonesiaku
Balas   • Laporkan
sepi
22/04/2011
tunjukan hasil latihan mu setiap hari TNI...agar masyarakat indonesia merasa lebih bangga memiliki mu
Balas   • Laporkan
opunk pandawa
22/04/2011
Pemerintah Indonesia jangan diam saja.. Masa negara kalah oleh segelintir orang....??
Balas   • Laporkan
Hendy
22/04/2011
Pemerintah harus segera mengirim ...... Briptu NORMAN !!! Biar tau rasa tuh perompak Somalia..... Chaiya Chaiya deh lu
Balas   • Laporkan
martodegleng
13/04/2011
pemerintah tak boleh mentolelir bentuk kejahatan apapun... termasuk perompak yang disomalia itu.. Jadi segeralah kirim pasukan khusus untuk bebasin warga kita yang disandera penjahat....(seperti yang pernah dilakukan korsel.. ) jgn ngulur2 waktu......
Balas   • Laporkan
martodegleng
13/04/2011
Pemerintah tak usah mentolelir bentuk kejahatan apapun.... termasuk perompak yang diSomalia itu. Jadi segeralah kirim pasukan khusus, seperti yang dilkukan Korsel tempo hari.. Bravo Indonesia.
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id