DUNIA

Gratis, Belajar Bahasa di Taiwan

"Aksara tradisional Taiwan berbeda dengan yang dimiliki China."
Kamis, 29 September 2011
Oleh : Pipiet Tri Noorastuti, Indrani Putri
Perayaan ulang tahun Konfusius di Taiwan

VIVAnews - Mungkin, banyak orang Indonesia yang kurang mengenal Taiwan, bahkan menganggapnya tidak terlalu berbeda dengan Republik China. Namun, ternyata ada beberapa hal yang membedakan Taiwan dari negara republik yang memerintahnya tersebut.

"Dibandingkan Republik China, Taiwan lebih cocok menjadi tempat belajar mahasiswa asing karena masyarakatnya yang lebih terbuka. Apalagi semua perguruan tinggi di negara kami kini memiliki kebijakan internasionalisasi, sehingga kami lebih 'ramah' pada warga asing," kata Ding Jyh-Chyuan, Kepala Bagian Akademik National Chiayi University di Jakarta, Kamis 29 September 2011.

Walaupun masyarakatnya lebih bebas, namun keamanan masyarakat disana sangat terjamin. Jadi, warga asing tak perlu merasa khawatir tinggal di Taiwan.

Perbedaan lain Taiwan dan China adalah masalah bahasa. Selama ini, banyak orang yang masih salah kaprah menganggap bahasa Mandarin dimana saja sama.

"Aksara tradisional Taiwan berbeda dengan yang dimiliki China. Tak hanya aksara pinyin, Taiwan juga memiliki beberapa aksara lain yang tidak dimiliki China, bahkan pelafalan bahasa Mandarin kedua negara pun berbeda," tutur Ding.

Atas dasar itulah, ia menyemangati mahasiswa Indonesia untuk mempelajari bahasa Mandarin Taiwan, yang menurutnya lebih mudah untuk dipelajari pemula. "Di tiap kampus pasti ada pusat bahasa sebagai bagian dari kebijakan internasionalisasi kampus Taiwan. Untuk pelajar asing, mempelajari bahasa kami di pusat bahasa kampus, gratis!" katanya.

TERKAIT
    TERPOPULER
    File Not Found