DUNIA

Terkuak, Foto Seksi & Vulgar Menantu Khadafi

Aline Skaff adalah mantan model pakaian dalam asal Lebanon.

ddd
Kamis, 13 Oktober 2011, 02:21
Menantu Khadafi, Alien Skaff
Menantu Khadafi, Alien Skaff (CNN | Arabic Celebrities)

VIVAnews -- Hampir dua bulan Muammar Khadafi jatuh dari tampuk kekuasaannya. Namun kisah seputar diktator Libya ini seakan tidak ada matinya.

Kali ini tentang anaknya, Hannibal (36) dan istrinya yang mantan model pakaian dalam asal Lebanon, Aline Skaff. Dari sebuah laptop yang diduga milik Hannibal, terungkap lusinan foto seksi dan vulgar pasangan tersebut. Juga gaya hidup mereka yang 'wah' saat Khadafi masih berkuasa.

Ada di antara foto-foto tersebut, menantu Khadafi berpose seksi, hanya dengan menggunakan pakaian dalam di kamar mewah sebuah hotel berbintang. Juga terlihat, Hanibal dan istrinya sedang berpesta di pesawat pribadi atau di yacht mahal di perairan Mesir. Beberapa gambar yang dihasilkan, pasangan itu dikelilingi alkohol -- sesuatu yang dilarang keras di Libya, dan agama Islam.

Dalam foto tak bertanggal, pasangan Hannibal-Aline terlihat sedang liburan mewah ke Paris, Roma, dan ke sebuah resor supermewah nan indah di Mesir, Sharm el-Sheik. Juga direkam aktivitas belanja mereka di butik-butik mahal.

Foto yang lain menunjukkan, mereka tinggal di hotel mewah, paragliding, menyelam, dan mengunjungi Kebun Binatang Tripoli.

Skaff yang berusia 31 tahun sering tampil dalam dengan pose sensual. Di kasur dan pantai, ia terlihat  terlentang. Beberapa foto dirinya bahkan pantas dimasukkan dalam kategori pornografi.

Gaya hidup keluarga Khadafi yang mewah, boros, dan dianggap kelewatan juga lah yang memicu kemarahan rakyat, yang berujung pada jatuhnya Khadafi.

Hannibal adalah anggota keluarga besar Khadafi, selain istri sang diktator, Safiya, putranya, Mohammed, dan putrrinya, Aisha yang mengungsi ke Aljazair setelah jatuhnya Tripoli.

Selain Hannibal yang menikahi model bikini, anak Khadafi yang lain, Mu'tasim juga tenar gara-gara memacari bekas model majalah Playboy asal Belanda bernama Talitha van Zon.

Pernah menyiksa pembantu

Bukan kali ini saja pasangan itu membuat kontroversi. Pada 2008 lalu, mereka memprovokasi ketegangan hubungan Libya-Swiss. Kala itu, mereka ditangkap di sebuah hotel berbintang di Jenewa atas tuduhan menyiksa dua mantan pembantunya.

Setelah Hannibal dipenjara di Swiss, rezim ayahnya membelanya habis-habisan. Swiss dituntut meminta maaf karena menuduh Hannibal melakukan kekerasan terhadap dua pembantunya. Pada September 2008, kasus itu dihentikan.

Hannibal juga pernah dijatuhi hukuman selama empat bulan karena menyerang pacarnya yang sedang hamil di Prancis. Ia kemudian ke luar dengan jaminan uang 500 euro.

Setelah Tripoli jatuh ke tangan pemberontak, pengasuh anak asal Ethiopia muncul ke publik. Shweyga Mullah -- namanya -- mengaku dipukuli dan disiram air panas dengan dengan kejam saat bekerja pada pasangan tersebut.

Menurut CNN, Shweyga dianggap tak becus mendiamkan anak mereka yang terus menangis. Ketika Shweyga disuruh memukul anak mereka, ia menolak. Akibatnya, pengasuh berdarah Ethiopia itu disiram air panas, dipukuli, diikat, dibiarkan kelaparan, kehausan, dan kedinginan di luar rumah.

Akibat penyiksaan itu, Shweyga mengalami luka bakar yang parah. Bahkan dari luka yang tak diobati itu sempat keluar belatung dan nanah. Ia pun bahkan sama sekali tak diberi gaji. "Saya bekerja sepanjang tahun, dan mereka tak memberikan uang sepeser pun," kata Shweyga. (Daily Mail) (eh)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
Fadlul amin nudin
13/10/2011
hanya satu kalimat,,, fo to hell
Balas   • Laporkan
dickydep | 22/10/2011 | Laporkan
ditata dulu mas kalimatnya,...wkwkwkwkw
irwanyuz
13/10/2011
Ayo para calon pemimpin, jangan lupa minta sama Yang Maha Kuasa kekuatan agar diselamatkan dunia dan akhirat, agar nggak gelisah nanti ditengah kemewahan yang memang diberi sementara.
Balas   • Laporkan
tan_maharaja
13/10/2011
sama saja lah perangain para pemimpin itu, Bush ngebom Irak sembarangan, Clinton selingkuh, cicit Soeharto berkasus, Imelda Marcos koleksi ribuan sepatu, Saddam ngawur, macam-macam tingkah aneh kalao berkuasa, tambahin dunks...
Balas   • Laporkan
irwanyuz | 13/10/2011 | Laporkan
Memang iya sih, mereka menanggung beban cobaan lebih berat ketimbang orang-orang kebanyakan, karena pemimpin adalah penanggung jawab dirinya dan orang-orang yang dipimpinnya.


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id