File Not Found
DUNIA
Wen Jiabao

Mengatasi Krisis Global

Tak ada cara lain untuk keluar dari krisis global selain membangun kepercayaan.
Kamis, 29 Januari 2009 | 11:43 WIB
Oleh :
Mengatasi Krisis Global
PM China, Wen Jiabao, dalam Forum Ekonomi Dunia 2009 di Davos, Swiss (AP Photo/Michel Euler)

VIVAnews - Krisis keuangan internasional yang tengah berlangsung telah membawa dunia ke situasi paling sulit sejak era Depresi Besar. Sudah banyak negara dan masyarakat internasional mencoba  menerapkan berbagai cara untuk menghadapi krisis ini.

Berbagai langkah itu telah berperan penting dalam menumbuhkan kepercayaan dan mengurangi dampak krisis. Sekaligus, mencegah meluasnya kegagalan sistem keuangan dan resesi global yang lebih dalam.

Krisis ini berpangkal dari sejumlah faktor. Di antaranya, kebijakan-kebijakan ekonomi dari sejumlah negara yang tidak tepat sasaran dan model pembangunan yang tidak efisien akibat rendahnya tingkat tabungan dan tingginya tingkat konsumsi. Selain itu, banyak lembaga keuangan melakukan ekspansi berlebihan, semata-mata demi mengejar keuntungan.

Krisis juga terjadi akibat rendahnya disiplin institusi-institusi keuangan dan lembaga-lembaga pemeringkat di tengah distorsi analisis risiko dan penentuan nilai aset. Regulasi dan pengawasan keuangan gagal dalam mengantisipasi percepatan inovasi keuangan sehingga mengakibatkan tumbuh dan berkembangnya produk-produk derivatif berisiko.
 
Merujuk pada petuah lama "belajarlah dari kesalahan masa lalu," saat ini kita harus menarik pelajaran dari krisis yang sedang berlangsung dan mencoba mengatasi akar  masalahnya. Dalam konteks ini, kita harus berusaha menyeimbangkan daya simpan dan konsumsi, antara inovasi dan peraturan keuangan, antara sektor keuangan dan ekonomi riil.

Krisis ini pun melanda ekonomi China. Kami tengah menghadapi sejumlah tantangan, seperti anjloknya tingkat permintaan eksternal, overcapacity di sejumlah sektor, situasi bisnis yang sulit bagi para pengusaha, meningkatnya pengangguran di kawasan perkotaan dan turunnya tingkat pertumbuhan ekonomi.

KOMENTARI ARTIKEL INI
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
TERPOPULER