DUNIA

Pangeran Calon Raja Arab Saudi Wafat

Tidak seperti Eropa, jalur suksesi di kerajaan Arab beralih di jajaran saudara laki-laki.

ddd
Sabtu, 22 Oktober 2011, 13:59
Tidak seperti kerajaan di Eropa, jalur suksesi kepemimpinan di kerajaan Arab Saudi tidak turun dari bapak ke anak laki-laki tertua, tetapi beralih di jajaran saudara laki-laki.
Tidak seperti kerajaan di Eropa, jalur suksesi kepemimpinan di kerajaan Arab Saudi tidak turun dari bapak ke anak laki-laki tertua, tetapi beralih di jajaran saudara laki-laki. (Reuters/Angus McDowall)

VIVAnews - Prince Sultan bin Abdulaziz al-Saud, pangeran calon pewaris takhta raja Arab Saudi meninggal dunia, Sabtu pagi ini waktu setempat. Prince Sultan, 86 tahun, sejak Juni lalu berada di Amerika Serikat untuk memulihkan kesehatannya.

Selain sebagai calon pewaris takhta dari negara eksportir minyak terbesar di dunia, Prince Sultan juga menjabat sebagai menteri pertahanan dan penerbangan selama sekitar 4 dekade terakhir.

“Dengan duka cita yang mendalam, Raja Abdullah bin Abdulaziz mengumumkan wafatnya saudara dan juga pangeran kerajaan, Prince Sultan yang meninggal Sabtu pagi ini di luar kerajaan karena penyakit yang ia derita,” sebut pernyataan resmi kerajaan Arab Saudi, seperti dikutip dari Reuters, 22 Oktober 2011.

Upacara pemakaman akan dilangsungkan di Riyadh, ibu kota Saudi pada Selasa, mendatang.

Diperkirakan, yang menggantikan posisi Prince Sultan sebagai calon pewaris takhta raja Arab Saudi adalah Prince Nayef, yang kini menjabat sebagai menteri dalam negeri dan menjabat sebagai deputi perdana menteri kedua sejak tahun 2009.

Raja Arab Saudi sendiri, yakni King Abdullah kini telah berusia 87 tahun. Ia pernah menjalani operasi punggung awal bulan ini, namun demikian, sejak itu tampaknya kesehatannya sudah membaik. Pada 3 bulan di akhir 2010, ia sempat absen setelah dirawat akibat terakumulasinya darah di sekitar tulang belakang.

Prince Nayef, yang kini berusia 78 memiliki reputasi sebagai pimpinan yang lebih konservatif dibandingkan dengan raja Arab dan pangeran Arab saat ini.

Tidak seperti kerajaan di Eropa, jalur suksesi kepemimpinan di kerajaan Arab Saudi tidak turun dari bapak ke anak laki-laki tertua, tetapi beralih di jajaran saudara laki-laki yang lahir dari keturunan Muhammad ibn Saud, raja Arab yang meninggal pada 1953 lalu.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Kode Etik | Lowongan
Copyright © 2014 PT. VIVA Media Baru