Taliban Coba Ganggu Pertemuan Afganistan-AS

Geliat perekonomian Afghanistan
Sumber :
  • AP Photo/ Musadeq Sadeq

VIVAnews - Rencana pertemuan antara pihak AS dan Afganistan soal keamanan negara terganggu oleh klaim Taliban. Kelompok ini mengatakan mereka memiliki detail keamanan pertemuan yang akan menghadirkan para tokoh Afganistan tersebut.

Cegah Informasi Simpang Siur, Jemaah Haji Diimbau Tak Bagikan Kabar Tidak Benar di Media Sosial

Dilansir dari laman Aljazeera, Senin 14 November 2011, klaim ini disampaikan Taliban dalam sebuah surat elektronik kepada para jurnalis. Mereka mengatakan memiliki bocoran detail pengamanan, peta acara, dan dokumen lainnya yang berkenaan dengan acara Loya Jirga.

Pemerintah Afganistan membantah klaim Taliban tersebut. Mereka mengatakan detail keamanan acara tersebut merupakan hal yang sangat rahasia dan tidak diketahui orang banyak.

"Rencana pengamanan kami sifatnya sangat rahasia, dengan hanya empat atau lima anggota komite dewan keamanan yang memiliki akses untuk itu," kata Saif Seddiqi, juru bicara Kementerian Dalam Negeri Afganistan, dikutip dari laman Aljazeera, Senin 14 November 2011.

Saif mengatakan Taliban mencoba mencari perhatian dengan membuat klaim semacam ini. "Hal seperti ini merupakan kelanjutan dari propaganda mereka, dan jelas sekali Taliban sedang berada di bawah tekanan besar dari pasukan keamanan Afganistan," lanjut Saif.

Loya Jirga sendiri rencananya akan diselenggarakan pada 16 November mendatang. Dalam acara ini, akan hadir perwakilan dari provinsi, kelompok etnis, dan masyarakat sipil Afganistan, membicarakan perundingan damai dengan Taliban yang tidak kunjung rampung. Dalam pertemuan tersebut, juga akan dilakukan perundingan strategis dengan pihak AS.

Presiden Hamid Karzai dan Presiden Barack Obama berharap pertemuan ini dapat menjadi pembuka jalan menuju 2014. Saat itu, pasukan AS seluruhnya dijadwalkan akan meninggalkan tanah Afganistan.

Usulan Kejaksaan Izinkan Lima Smelter Perusahaan Timah Tetap Beroperasi Disorot

Pihak Taliban sendiri belum diundang untuk ikut ambil bagian. Di sisi lain, pihak oposisi memboikot pertemuan ini dan mendesak Presiden Karzai untuk membatalkannya karena dianggap ilegal. (sj)

Kim Min-jae saat Napoli melawan Inter Milan

6 Pemain yang Bisa Didatangkan Inter Milan, dari Juara Serie A hingga Penantang Liga Champions

Pada Senin, 22 April, Inter Milan meraih Scudetto ke-20 dalam sejarah mereka, dan cara mereka memastikannya tidak bisa lebih memuaskan lagi.

img_title
VIVA.co.id
27 April 2024