DUNIA

Pemimpin Jerman: Eropa Kini di Masa Tersulit

Yunani dan Italia kini diperintah ekonom untuk membawa mereka keluar dari krisis utang

ddd
Selasa, 15 November 2011, 10:30
Kanselir Jerman, Angela Merkel
Kanselir Jerman, Angela Merkel (REUTERS/Fabrizio Bensch)

VIVAnews - Yunani dan Italia kini dipimpin oleh ekonom di tengah krisis utang yang mengancam dua negara itu. Namun, Kanselir Jerman, Angela Merkel, khawatir bahwa krisis yang tengah terjadi di Yunani dan Italia juga menyeret Eropa sehingga menyebabkan kawasan itu mengalami masa yang paling sulit sejak Perang Dunia Kedua.

"Eropa sedang berada dalam salah satu masa yang sulit, bisa jadi yang tersulit, sejak Perang Dunia Kedua," kata Merkel seperti dikutip kantor berita Reuters. Merkel mengungkapkan kesannya dalam pertemuan dengan para kader Partai Demokrat Kristen (CDU), yang dia pimpin.

Memimpin negara dengan ekonomi terbesar di Eropa, Merkel khawatir bahwa seluruh Eropa turut jatuh bila negara-negara pengguna euro tidak segera mengatasi krisis utang yang melanda tetangga-tetangga mereka.

Dia mengingatkan bahwa Uni Eropa sudah memberi pinjaman darurat kepada Yunani, Irlandia, dan Portugal untuk membantu mengatasi krisis keuangan masing-masing. Kini, Italia juga terseret masalah yang sama setelah mengetahui utangnya sudah sebesar 120 persen dari Produk Domestik Bruto (GDP) mereka, atau senilai lebih dari US$2 triliun. Padahal, Italia dikenal sebagai negara terbesar ketika di zona euro (kelompok negara pengguna mata uang euro).

Kalangan pasar sempat lega setelah pekan lalu Yunani dan Italia mengganti pemimpin masing-masing. Dua politisi berpengaruh, yaitu Silvio Berlusconi dari Italia dan George Papandreou dari Yunani harus turun dari kursi perdana menteri setelah tidak mampu membawa negara mereka keluar dari krisis.

Menariknya, posisi yang ditinggalkan dua politisi di Italia dan Yunani ini ditempati oleh ekonom terkemuka Eropa. Mantan pejabat tinggi Komisi Eropa bidang pajak dan pasar internal, Mario Monti, ditunjuk sebagai PM sementara Italia. Lucas Papademos, mantan Wakil Presiden Bank Sentral Eropa, menjadi pejabat sementara PM Yunani.

Kini, Monti dan Papademos berjuang keras menata kembali ekonomi masing-masing sambil berharap dukungan yang kuat dari para politisi. Sementara itu, Merkel juga berseru kepada sesama pemimpin Eropa untuk kompak mengambil langkah-langkah mengatasi krisis utang.

Para pemimpin Eropa akan kembali bertemu pada 9 Desember mendatang untuk membicarakan strategi keluar dari krisis sambil merancang mekanisme mendatangkan bantuan keuangan dari pihak luar.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Kode Etik | Lowongan
Copyright © 2014 PT. VIVA Media Baru