DUNIA

Mesjid di Palestina Kembali Dibakar

Pelaku diduga adalah kelompok Yahudi sayap kanan nasionalis.

ddd
Kamis, 8 Desember 2011, 10:44
Sebuah mesjid di Palestina yang dibakar
Sebuah mesjid di Palestina yang dibakar (Reuters Photo)

VIVAnews - Sebuah mesjid di Tepi Barat Palestina kembali dibakar, diduga oleh kelompok pemuda Yahudi sayap kanan. Seperti kejadian sebelumnya, para pelaku juga mencoret-coret dinding mesjid.

Seperti diberitakan oleh CNN, mesjid di desa Burqin, Tepi Barat, dibakar pada Rabu dini hari 7 Desember 2011. Menurut juru bicara kepolisian Israel Samari Luba, pelaku melemparkan ban yang telah dibakar ke pintu mesjid. Mereka juga membakar dua mobil yang berada di sekitar lokasi.

Luba mengatakan, tidak ada warga yang terluka dalam peristiwa tersebut. Kepolisian Israel menduga, pelaku adalah kelompok pemuda Yahudi sayap kanan nasionalis. Kepolisian Israel masih dilakukan penyelidikan.

Gubernur distrik yang mencakup desa Burqin, Isaam Abu Baker, mengatakan para pelaku yang diduga berasal dari pemukiman Yahudi di Ariel mendatangi mesjid antara pukul 3.00 dan 4.00 pagi. Dugaan ini muncul setelah melihat salah satu coretan di dinding mesjid yang berbunyi, "Avi, pahlawan Ariel."

"Ini bukan pertama kalinya terjadi dan dilakukan terang-terangan," kata Abu Baker.

Pembakaran mesjid telah berlangsung sejak akhir tahun lalu di Tepi Barat. Para pelaku biasanya menuliskan grafiti berbunyi "label harga" di tembok mesjid. Pelaku diduga adalah para pemukim Yahudi ilegal yang kerap digusur oleh pemerintah Israel. Kemarahan mereka dilampiaskan kepada mesjid-mesjid di Tepi Barat yang termasuk ke dalam bangunan yang diratakan apabila akan dibangun pemukiman.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu marah besar saat mendengar adanya berbagai kasus pembakaran mesjid. Dia memerintahkan jajaran keamanan untuk menangkap para pelaku. Tiga orang tentara ditahan, diduga memiliki hubungan dengan peristiwa label harga.

Menurut Badan Koordinasi Kemanusiaan PBB, jumlah serangan ke Palestina oleh para pemukim Yahudi meningkat 40 persen dibandingkan tahun lalu, dan meningkat 165 persen jika dibandingkan dengan tahun 2009.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
erwin.muhammadiyin
03/02/2012
coba anda bayangkan bagaimana reaksi dunia ketika ada tempat ibadah yahudi dibakar???? kynya smua dunia akan mengutuk perbuatan tsb n menjadikan alasan untuk membombardir Gaza kembali..
Balas   • Laporkan
zenie
08/12/2011
Bagi yang mau membalas perbuatan Israel,silahkan jihad di Palestina.. Jangan ikut2an mengebom di Indonesia.. Jangan jadi teroris cap kandang doang..
Balas   • Laporkan
bangnapi79 | 14/12/2011 | Laporkan
kalau ngebom di indonesia namanya bukan jihad bosz, karena di indonesia Islam sangat aman
marco_van_gooh
08/12/2011
silahkan anda bakar sepuasnya bangunan yang menjadi lambang kebesaran kami.... itu tidak akan mengecilkan harapan dan semangat kami buat menjaga kemurnian agama kami.. yang jelas cukup 1 kalimat saja.... LAAILLAHAILLALLAHU MUHAMMADURRASULULLAH
Balas   • Laporkan
nicholas_sovereign | 21/02/2012 | Laporkan
waduh si dewa patkai kepansan?? makanya bos di islamin dulu biar ga kebakar!!! kejem amat heran deh, ga punya perasaan orang2 zionis nih.
290989 | 05/02/2012 | Laporkan
mahadewa setan mn ada dlm dr mu semoga dilaknhat tuhan lu
mahadewa | 03/02/2012 | Laporkan
Hush brisik...!
azamsp
08/12/2011
Astagfirulloh hal Adzim
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com