DUNIA

Vanuatu Akui Otoritas RI di Papua, Tapi..

Pada 2010, Vanuatu mendukung resolusi mendukung kemerdekaan Papua dari Indonesia.

ddd
Selasa, 20 Desember 2011, 16:05
Sarang OPM di Belanda
Sarang OPM di Belanda (Jackson Kumaat)

VIVAnews - Negara kepulauan Vanuatu di Samudera Pasifik telah sejak lama vokal mendukung gerakan Organisasi Papua Merdeka di Papua Barat. Kendati demikian, pemerintah Vanuatu menyatakan menghargai kedaulatan NKRI di Papua.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Vanuatu Alfred Carlot saat bertemu dengan Menlu RI Marty Natalegawa di Jakarta, Selasa 20 Desember 2011. Menurutnya, Vanuatu tidak hanya mendukung kemerdekaan di kawasan, tapi juga kemerdekaan di seluruh dunia.

Untuk masalah Papua, Carlot menegaskan, Vanuatu mengakui kedaulatan Indonesia. Carlot juga memuji otonomi khusus yang diberlakukan pemerintah Indonesia pada Papua dan Papua Barat sejak tahun 2007 lalu. Namun, Vanuatu akan membantu mendorong pelaksanaan otonomi yang lebih baik di tersebut.

"Kami mengakui otoritas Indonesia di Papua. Tapi, kami mendukung adanya kesepakatan otonomi yang lebih luas dari pemerintah Indonesia," kata Carlot.

Dukungan Vanuatu atas kemerdekaan Papua sebenarnya didasarkan pada solidaritas masyarakat Melanesia di kawasan itu. Dukungan ini diwujudkan dalam dukungan Vanuatu terhadap resolusi mendukung kemerdekaan Papua di KTT Melanesian Spearhead Group (MSG), 2010 silam. MSG adalah organisasi antar pemerintah yang terdiri dari empat negara Melanesia, yaitu Fiji, Papua Nugini, Kepulauan Solomon dan Vanuatu.

Dalam resolusi tersebut, Vanuatu mendukung kemerdekaan Papua Barat, mendukung gugus tugas baru urusan Papua Barat di MSG dan meratifikasi konvensi PBB soal status pengungsi di Papua Barat.

Namun pemerintah Vanuatu dianggap memiliki standar ganda oleh Vanuatu Free West Papua Association. Dalam sidang Dewan Umum PBB 2011, isu Papua Barat sama sekali tidak diangkat oleh Perdana Menteri Sato Kilman. Dalam pidatonya, Kilman hanya menyatakan tidak mengakui French Polynesia dan Kaledonia Baru sebagai bagian dari Perancis.

Kendati mendukung kemerdekaan Papua Barat, tapi Carlot mengatakan hal ini tidak akan mengganggu hubungan kerja sama dengan Indonesia yang baru saja dirintis. "Kami memang vokal terkait Papua, tapi kami (Indonesia-Vanuatu) akan tetap menjadi sahabat," kata Carlot.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
jongambon
22/12/2011
go go go go!!!!!!....GO FOR FREE WEST PAPUA
Balas   • Laporkan
situkang
21/12/2011
setuju papua merdeka.
Balas   • Laporkan
sambernyowo
21/12/2011
Babat habis para pelaku makar.
Balas   • Laporkan
mario.irawan
20/12/2011
GW SETUJU OPM ADA JNGN HANYA TANAH IRIAN DI KURAS AJA SEDANGKAN KEMAJUAN EKONOMI DI SANA MELARAT KAMI DI ACEH DULU SAMA.SETELAH GAS ARUN ABIS DI KURAS BARU DI KASI OTONOMI KUSUS.INDO TDAK ADIL.OPM BUKAN MAU JADI NEGARA TAPI OPM MAU RAKYAT PAPUA SJAHTERA
Balas   • Laporkan
mario.irawan | 26/12/2011 | Laporkan
KAYAK MANA LHU BISA NGERTI ARTIKEL GW..LHU BELUM PERNAH DI KOMFLIK TUJUAN OPM UNTUK ?? GW DUKUNG OPM..ITU SATU2NYA YG BISA BUAT INDONESIA PERHATIKAN KEHIDUPAN DI IRIAN..LIHAT ACEH SEKARANG RAKYATNYA DAH BERDUIT ..BILA BEROBAT TAK LAGI KE JAKARTA MALAH KE
masashisotomi | 21/12/2011 | Laporkan
''OPM BUKAN MAU JADI NEGARA TAPI OPM MAU RAKYAT PAPUA SJAHTERA'' kata2 ini aneh banget,nda masuk akal.....cuma org tolol yg percaya ini
ghifar.fauzi
20/12/2011
kalau ggak mau kehilangan Papua, harus banyak-banyak dikunjungi sama pemimpin negara ini, biar mereka tahu kalau mereka juga jadi bagian dari INDONESIA. Orang Papua juga manusia, mereka harus diakui oleh KITA...
Balas   • Laporkan
yumotyumot | 20/12/2011 | Laporkan
Setuju......... jangan hanya pas kampanye aja
acehpapua
20/12/2011
dukungan terhadap gerakan papua merdeka semakin berkurang. Banyak negara secara tegas menarik dukungan mereka. setelah Inggris, Amerika, kini Vanuatu...!!!
Balas   • Laporkan
linalaura
20/12/2011
baru tau ada negara yg namanya Vanuatu, jgn2 cuma mau tenar di kawasan pasifik pakai isu papua barat biar banyak wisatawan ke negara nya
Balas   • Laporkan
erwiyan
20/12/2011
ada musuh dalam selimut dari negara kita. tujuan untuk memecah berai NKRI ini. gimana pemerintah menyikapi semua ini???
Balas   • Laporkan
exocet
20/12/2011
wah...wah... vanuatu mau cari gara2 ini dgn indonesia,,, ckckckc...
Balas   • Laporkan
goespoerwanto
20/12/2011
NKRI harga mati lah... pertahankan itu,tidak ada kata silahkan untuk merdeka papua barat..., kisah sejarah bahasa nusantara pun berawal dari pulau papua... karena saat nanti papua pasti maju...!!!
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id