DUNIA

Lawan NATO, Rusia Rancang Rudal 100 Ton

Rudal ini dapat menghancurkan sistem pertahanan rudal milik NATO dan AS di Eropa.

ddd
Rabu, 21 Desember 2011, 09:44
Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin menyaksikan uji coba rudal
Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin menyaksikan uji coba rudal (Reuters Photo)

VIVAnews - Rusia mengumumkan rencana untuk mengganti rudal lama dengan rudal baru yang lebih canggih. Peningkatan kapasitas pertahanan ini dilakukan untuk melawan sistem pertahanan rudal NATO dan AS di Eropa.

Seperti dilaporkan The Envoy, melansir dari kantor berita RIA Novosti, Rabu 21 Desember 2011, rencana ini disampaikan oleh Komandan tentara rudal Kementerian Pertahanan Rusia, Sergei Karakayev, pekan lalu. Dia mengatakan Rusia akan membangun fasilitas peluncuran rudal baru yang dapat mencapai wilayah-wilayah di Eropa.

Fasilitas ini nantinya akan digunakan untuk menembakkan rudal baru yang tengah dirancang. Rudal balistik antar benua yang akan dibuat nanti disebut-sebut berobot hingga 100 ton, cukup untuk menghancurkan fasilitas pertahanan rudal AS dan NATO di beberapa wilayah di Eropa. Rudal ini akan menggantikan rudal Voyevoda R-36M2 Satan ICBM.

"Rudal ICBM Rusia tidak akan bisa menembus sistem pertahanan rudal NATO," kata Karakayev. Rudal ini dijadwalkan akan selesai dibuat pada 2015 mendatang.

Rusia kemarin juga telah melakukan uji tembak rudal interceptor jarak dekat. Uji Tembak yang dilakukan di wilayah Sary-Shagan, Kazakhstan, ini adalah bagian dari upaya Rusia untuk meningkatkan tameng anti rudal mereka. Tujuan pengujian adalah untuk melihat karakteristik teknis dari rudal.

Peningkatan pertahanan Rusia digalakkan setelah pembicaraan antara pemerintahan Dmitry Medvedev dengan NATO dan AS soal sistem pertahanan rudal Eropa menemui jalan buntu. Rusia menolak rencana Amerika Serikat dan NATO membangun sistem pertahanan rudal (anti-ballistic missile defense/ABM) di beberapa negara di Eropa Timur. NATO berdalih, sistem yang akan rampung 2020 ini demi melindungi sekutu-sekutu AS dari serangan Iran.

Rusia khawatir, alih-alih pertahanan, rudal tersebut akan digunakan AS untuk mengincar persenjataan nuklir Rusia. Baik AS dan NATO juga menolak memberikan jaminan tertulis bahwa rudal mereka tidak akan digunakan untuk menyerang Rusia. Medvedev mengancam akan menghancurkan ABM milik NATO jika tetap dibangun.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
alfaish
01/02/2012
Rusia harus tetep begitu utk bendung arogan AS...Cina India Venezuella harus dukung Rusia
Balas   • Laporkan
kemalpasha
23/12/2011
perang nuklir sisan malah gayeng,, amerika ngatur2 sak penak'e, sumpeli nuklir sisan ae,,
Balas   • Laporkan
triadnyana
21/12/2011
Gajah vs gajah,pelanduk mati ditengah-tengah,AS hancur-Rusia hancur,bumi penuh radiasi,manusia jadi X-Men dan Spiderman
Balas   • Laporkan
bangzack | 21/01/2012 | Laporkan
Sayah mah teteup jualan permen
hari.prasetyo | 08/01/2012 | Laporkan
sisanya jadi pengamen
warsito.gepeng
21/12/2011
jadi inget jhon titor
Balas   • Laporkan
atha_brazzz
21/12/2011
Rusia,Nato,AS punya Rudal jarak jauh.tapi itu masih kalah dengan senjata khas Indonesia....yang tak tertandingi....Bambu Runcing 5 Ilmu Santetnya.hahaha,,,,,,,
Balas   • Laporkan
thekhur | 21/12/2011 | Laporkan
Yo'i man... wkwkwk
uyakuyaazah
21/12/2011
Persiapan WORLD WAR III nih,,, ayooo dukung mana?? indonesia kpn nich mau bikin Rudal Nuklirnya?? (Tanda-tanda akhir Zaman) peperangan dimana-mana dari mulai Negara" Arab nanti menjalar keseluruh dunia...
Balas   • Laporkan
joss77
21/12/2011
dua-duanya sama saja...gak ada bedanya...sama2 tega mengorbankan rakyat se-dunia demi ke-egoisan dan kegilaannya terhadap nafsu dunia...paraaah!
Balas   • Laporkan
zuneazunea
21/12/2011
mas jangan lupa pula bahwa As juga yang ngebantai rakyat irak, apa MR BLOODY masih mau memungkiri kjadian ini ? BUKA MATA BUKA TELINGA & jangan LUPA buka HATI.
Balas   • Laporkan
koberkobere | 21/12/2011 | Laporkan
kedigdayaan as perlu ada penyeimbangnya...ya rusialah penyeimbangnya, supaya as gak semau gue jadi polisi dunia.....
bloody3lf | 21/12/2011 | Laporkan
makanya, sama2 2 bangsa kafir pembantai kok dibela sih? napain pake alhamdulilah sgala nge dukung2 tuh Rusia? masih mending AS walaupun kafir tp gak komunis sperti Rusia..tp ttp aja dua2nya gila.
bloody3lf
21/12/2011
yg ngebantai rakyat afghnistan sebelum unisoviet bubar siapa? ya si kafir Rusia itu. Untung afghanistan wkt itu dibantu CIA. Malah alhamdulilah nge dukung kafir, dah kafir komunis lg. Baca dulu sejarah Rusia..wong setan kafir kok didukung.edan dah...
Balas   • Laporkan
thekhur | 21/12/2011 | Laporkan
yo'i man... jgn bawa' agama... bahas Roket ya roket,klo Rudal ya rudal ae... op rudalMu sing arep di bahas... wkowkwokwow
koberkobere | 21/12/2011 | Laporkan
ya benar rusia mesti memperkuat pertahanan untuk melawan nato... (gak ada urusan sama komunis or kafir)
ran_ran | 21/12/2011 | Laporkan
:)
g_force
21/12/2011
waaahhh brarti dugaan gue selama ini bener dong, cos sbenarnya perang dingin itu blom bnar-bnar berakhir. wiiiihhhh seru nih bakalan ada perang dunia 3 hoooreeee
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id