DUNIA

Kedutaan Besar Israel Dibom, Iran Disalahkan

Empat orang terluka dalam serangan di Kedubes Israel di New Delhi, India.
Selasa, 14 Februari 2012
Oleh : Denny Armandhanu
Serangan bom di Kedubes Israel di New Delhi, India

VIVAnews - Kedutaan Besar Israel di India dan Georgia mendapat serangan bom pada Senin waktu setempat, dan melukai empat orang. Pemerintah Israel menuduh Iran dan sekutunya Hizbullah berada di balik serangan tersebut.

Seperti diberitakan Reuters, bom di India meledak di depan Kedubes Israel di New Delhi. Menurut saksi mata, pelaku yang menggunakan motor menempelkan bom yang dipasang magnet di sebuah mobil berplat diplomat Israel.

Bom meledak dan melukai Talya Yehoshua Koren, staf kedutaan yang juga istri atase pertahanan. Dia langsung dilarikan ke rumah sakit setelah pecahan bom masuk ke tubuhnya. Sopirnya dan dua pejalan kaki mengalami luka ringan.

Serangan serupa juga terjadi di Kedubes Israel di ibukota Georgia, Tbilisi. Beruntung, bom gagal meledak dan berhasil dijinakkan. Sebelumnya, Israel memang telah menerapkan status waspada di seluruh kedubesnya, jelang peringatan empat tahun kematian tokoh Hizbullah, Imad Moughniyeh, yang diduga dibunuh oleh agen mata-mata Israel.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa Iran dan Hizbullah berada di balik penyerangan tersebut. Hizbullah, ujarnya, telah mencoba menyerang Kedubes mereka di Thailand dan Azerbaijan bulan lalu namun gagal.

"Iran dan sekutunya, Hizbullah, berada di balik serangan ini. Kami akan terus melakukan aksi yang kuat dan sistematis, namun terkontrol, melawan terorisme internasional yang bersumber dari Iran," kata Netanyahu.

Sebelumnya bulan lalu, polisi Thailand berhasil menangkap warga Lebanon yang terkait dengan Hizbullah. Dalam penyelidikan, dia ternyata memiliki perangkat pembuat bom di sebuah gudang. Bulan lalu juga, aparat di Azerbaijan menahan dua orang yang diduga merencanakan penyerangan terhadap Kedubes Israel dan rabbi setempat.

Menteri Luar Negeri Iran Ramin Mehmanparast membantah tuduhan tersebut. Dia mengatakan bahwa serangan itu dilakukan oleh Israel sendiri sebagai bentuk perang urat syaraf terhadap Iran. "Sepertinya insiden ini dirancang oleh rezim zionis untuk merusak reputasi Iran," kata Mehmanparast, dikutip dari kantor berita IRNA. (eh)

 

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found