DUNIA

Dua Taipan Hong Kong Didakwa Kasus Suap

Thomas dan Raymond Kwok telah ditahan sejak 29 Maret lalu.
Jum'at, 13 Juli 2012
Oleh : Denny Armandhanu, Indrani Putri
Raymond Kwok (tengah) ditangkap akibat suap di Hong Kong

VIVAnews - Dua bersaudara taipan properti Hong Kong akhirnya didakwa atas tuduhan korupsi dan suap pada berbagai proyek pembangunan di wilayah otonomi China tersebut. Kasus ini adalah yang terbesar sejak Komisi Anti Korupsi Hong Kong (ICAC) didirikan 40 tahun yang lalu.

Thomas dan Raymond Kwok, pemimpin Sun Hung Kai Property, resmi didakwa pada Jumat, 13 Juli 2012 di pengadilan Hong Kong. Selain mereka, Rafael Hui, mantan pejabat tertinggi kedua Hong Kong juga didakwa atas tuduhan yang sama.

Keluarga Kwok disebut sebagai salah satu keluarga paling berpengaruh di Asia dengan perusahaan propertinya yang menempati posisi kedua terbesar di dunia. Kwok bersaudara ditahan polisi pada 29 Maret lalu, bersama Rafael Hui.

Diberitakan Reuters, Jumat 13 Juli 2012, selain ketiga figur elit Hong Kong ini, ICAC juga akan menindak petinggi Sun Hung Kai yang lain, Thomas Chan, serta pebisnis bernama Francis Kwan. Kelima nama ini dibebaskan ICAC setelah membayar jaminan.

Mereka semua menghadapi delapan tuduhan, termasuk tuduhan kongkalikong dengan pegawai negeri sipil dan perbuatan terlarang di kantor.

Sejak didirikan 40 tahun lalu, berbagai skandal tidak pernah sepi mendera Sun Hung Kai dan keluarga Kwok. Menurut laman Wall Street Journal, kakak beradik Kwok memiliki konflik internal dengan kakak mereka, Walter, yang berujung pemecatan Walter dari posisinya sebagai kepala Sun Hung Kai. (umi)

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found