DUNIA

Warga Eks Timor Timur Tuntut Kompensasi

Pilih loyal pada NKRI, mereka harus merelakan aset-aset berharga.

ddd
Senin, 16 Juli 2012, 15:22
Rakyat Timor Leste
Rakyat Timor Leste (REUTERS/Lirio Da Fonseca)

VIVAnews - Ratusan warga eks Timor Timur mendatangi Kementerian Luar Negeri Jakarta Senin, 16 Juli 2012, menuntut kompensasi aset mereka yang hilang. Berdemo di tengah kedatangan tamu negara, dua gerbang Kemlu terpaksa digembok rapat-rapat.

Sebanyak 111 orang yang tergabung dalam Komite Nasional Korban Politik Timtim berkerumun di depan salah satu gerbang kementerian sejak sekitar pukul 11.00 siang. Bertepatan pada hari itu, Kemlu tengah menunggu kedatangan Menteri Luar Negeri Australia, Bob Carr.

Dua gerbang ditutup, memaksa rombongan Carr mengambil gerbang belakang, tidak melalui gerbang utama di depan Gedung Pancasila.

Koordinator demonstran, Arnaldo Dosris, mengatakan bahwa mereka menuntut bertemu dengan Direktur Jenderal Multilateral Kemlu Hasan Kleib yang menjadi ketua kelompok kerja kompensasi Timtim."Kami meminta kompensasi atas aset-aset kami di Timtim," kata Dosris.

Dosris adalah salah satu warga eks Timtim yang memilih berintegrasi dengan Indonesia pada tahun 1999. Bersama ratusan warga Timtim lainnya yang memilih NKRI, Dosris terpaksa meninggalkan seluruh aset mereka, termasuk tanah, mobil dan rumah.

"Saya keluar Timtim tahun 1999, tanah saya tiga hektar, mobil dan rumah saya tinggalkan," kata Dosris.

Dosris mengatakan bahwa tuntutan kompensasi berdasarkan Perpres No.72 tahun 2011 dan Kepmen Menko Polhukam no 39/5/2012. Menurutnya, pemerintah selama ini selalu mengulur-ulur pembayaran kompensasi. Permintaan bertemu, ujarnya, juga sudah dua minggu tidak dikabulkan. "Jika tidak didesak sekarang, maka hak-hak kami tidak akan dibayarkan," kata dia. (umi)

 



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
erwiyansyah.dinejad
16/07/2012
beginilah klo punya pemerintah yg gebleg,,nasionalisme warga negara tidak dihargai sm sekali..,,ayo jangan menyerah ex tim tim tuntuk sampai hakmu terpenui.kami warga indonesia semua mendukungmu..,,
Balas   • Laporkan
indo_raya
16/07/2012
Nasib jadi warga negara indonesia ya begini ini.. Sudah meninggalkan tanah leluhur, tidak dihargai pula di tanah orang.. Ma' bubar saja kita sudah..
Balas   • Laporkan
alterakunsinyo
16/07/2012
KASIAN MEREKA... PEMERINTAHANNYA KURANG CAKAP (KATA PAK BEYE)
Balas   • Laporkan
neosack
16/07/2012
untuk para pemimpin, jgn sia2kan nasionalisasi mereka, mreka sangat setia menjadi WNI.
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id