DUNIA

Polisi Pakistan Diwajibkan Kurus

Hampir 50 persen polisi Punjab mengalami masalah berat badan.
Jum'at, 31 Agustus 2012
Oleh : Denny Armandhanu
Ilustrasi perut buncit

VIVAnews - Kepolisian Pakistan menetapkan kewajiban baru bagi ratusan ribu personelnya yang kelebihan berat badan alias buncit, yaitu berolahraga. Tidak ada pilihan lain bagi mereka selain melakukannya atau terancam disanksi.

Diberitakan al-Arabiya, Selasa pekan ini, hampir 50 persen polisi Punjab mengalami masalah berat badan. Prihatin akan masalah ini, kepolisian Pakistan akhirnya menerapkan peraturan baru yang melarang personel memiliki lingkar pinggang lebih dari 96 centimeter.

Akibat peraturan baru tersebut, sebanyak 175.000 personel, tidak peduli pangkatnya senior atau junior, diwajibkan berolahraga. Jika tidak mampu memenuhi target, ancamannya akan diberi sanksi, salah satunya tidak akan ditugaskan di garis depan.

Beberapa orang polisi mengaku senang dengan adanya peraturan tersebut. Pasalnya, dengan adanya kewajiban kurus, mereka jadi terdorong untuk berolahraga. "Saya kira ini adalah peraturan yang tepat. Saya olahraga setiap hari dan mengurangi berat badan hingga 10 kilogram. Ini penting untuk kesehatan dan penampilan," kata salah satu polisi.

Media Pakistan menyebut peraturan baru itu sebagai "pertarungan melawan buncit." Harapannya, dengan berat badan yang ideal, polisi akan lebih aktif dan lincah dalam melaksanakan tugas sehari-hari.

"Sebelumnya kami tidak punya waktu untuk olahraga, sekarang punya. Dua minggu lalu, lingkar pinggang saya 101 centimeter, tapi sekarang sudah 93 centimeter," kata polisi lainnya. (eh)

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found