DUNIA

17-9-1982: Pembantaian Pengungsi Palestina di Lebanon

Israel dituding mendukung milisi Phalangi atas pembantaian itu

ddd
Senin, 17 September 2012, 08:47
Peringatan Pembantaian di Kamp Sabra dan Shatila, Lebanon.
Peringatan Pembantaian di Kamp Sabra dan Shatila, Lebanon. (peace.maripo.com)

VIVAnews - Pada 30 tahun yang lalu, lebih dari seribu orang tewas dalam serangan di kamp pengungsi warga Palestina di Sabra dan Shatila, Beirut Barat, Lebanon.

Kelompok milisi Phalangi diduga bertanggungjawab atas pembunuhan massal ini sebagai aksi balas dendam atas kematian pemimpin mereka, Bashir Gemayel, empat hari sebelumnya.

Laman stasiun televisi BBC mengungkapkan bahwa pasukan Israel dituding membantu milisi Phalangi melakukan pembunuhan atau tidak mencegah aksi penghilangan nyawa. Banyak bayi dan pengungsi ditembaki saat mereka lari menyelamatkan diri. Tentara Israel diketahui menjaga bagian luar kamp pengungsian.

Juru bicara untuk Perdana Menteri Israel, Menachem Begin, mengatakan pemerintahnya sedang melakukan penyelidikan. Namun, juru bicara ini menyampaikan bahwa pemerintah tidak akan mengeluarkan pernyataan hingga situasi lebih jelas.

Presiden Amerika Serikat saat itu, Ronald Reagan, mengecam keras serangan ini. "Kemarahan akan serangan ini pasti dirasakan semua orang normal," kata dia.

Jumlah korban tewas tidak dapat dipastikan, namun wartawan melaporkan ratusan jenazah bertebaran di lokasi pengungsian. Seorang perawat rumah sakit Akka, dekat Shatila, mengatakan seorang pria menembakkan senjatanya dengan membabi buta.

"Seorang anak lelaki mengatakan bahwa kelompok Phalangi menerobos masuk rumahnya dan menembak seluruh keluarganya," kata perawat itu.

Dua perempuan perawat dari rumah sakit yang sama diculik. Satu di antaranya berhasil melarikan diri dan menyatakan rekannya telah diperkosa dan dibunuh.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
olive.oil
25/09/2012
DASAR YAHUDI..
Balas   • Laporkan
alterakunsinyo
19/09/2012
baru denger yah org2 palestina di bantai... kalo org yahudi di bantai hebohnya ratusan juta tahun
Balas   • Laporkan
folker | 19/09/2012 | Laporkan
itulah kenapa orang yahudi mati2an menguasai Pers dunia..untuk membomastikan isyu genocide oleh Nazi..
garuda.didadaku.169
19/09/2012
HAM hanya untuk yahudi dan antek antek nya,HAM tidak berlaku untuk umat muslim.
Balas   • Laporkan
mirzanurrakbar
17/09/2012
sudah tertulis dalam kitab suci siapa yang akan dimusuhi siapa.. dan siapa yang aka diangkat ke surga.. bersabarlah saudara muslimku..
Balas   • Laporkan
erwmoch
17/09/2012
dimanakah kelompok2 yg mengaku mengagungkan HAM???
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com