DUNIA

Kuil Buddha di Bangladesh Dibakar Massa

Kemarahan dipicu oleh pemasangan foto penghina Islam di Facebook.

ddd
Senin, 1 Oktober 2012, 09:19
Kuil Buddha di Bangladesh dibakar massa
Kuil Buddha di Bangladesh dibakar massa (REUTERS/Stringer)

VIVAnews - Beberapa kuil Buddha di Bangladesh dibakar ratusan massa yang marah pada Minggu, 30 September 2012. Pembakaran ini diduga dipicu oleh kemarahan warga atas pemasangan foto yang dinilai menghina Islam di Facebook.

Diberitakan CNN, dalam foto tersebut ditampilkan lembaran al-Quran yang setengah terbakar. Tidak disebutkan siapa pengunggahnya, namun foto tersebut di-tag kepada seorang pemuda Buddha.

Menurut juru bicara kepolisian Bangladesh, Saleem Jahangir, bukan pemuda ini yang mengunggah foto tersebut di Facebook. Akun pemuda ini telah dihapus. Polisi menolak menyebutkan namanya demi alasan keamanan.

Sebelumnya pada Sabtu pekan lalu, ratusan demonstran turun ke jalan-jalan di Bangladesh, memprotes pemuatan gambar tersebut. Hari berikutnya, ratusan massa berjalan menuju wilayah Cox's Bazar yang terletak di selatan ibukota Dhaka.

Reuters memberitakan, massa yang beringas membakar sedikitnya empat kuil Buddha dan 15 rumah penganut Buddha di distrik Ramu, Cox's Bazar. Puluhan rumah juga dilaporkan dirusak.

Belum diketahui berapa orang yang terluka dalam peristiwa tersebut. Polisi dan tentara telah menurunkan personel tambahan ke wilayah mayoritas Buddha tersebut. "Kami telah mengendalikan situasi sebelum pagi tiba dan menerapkan larangan berkumpul," kata Jahangir.

Warga Muslim di Bangladesh berjumlah sekitar 90 persen dari populasi negara tersebut. Sebelumnya, warga Muslim di negara ini juga menggelar protes atas penayangan film penista Islam di Facebook. Muslim di Bangladesh juga marah akibat pembunuhan etnis Rohingya di Myanmar.

Pasca peristiwa pembakaran kuil, pemerintah langsung membentuk komite khusus yang bertugas menyelidiki penyebab dan pelaku tindakan tersebut. Laporan hasil penyidikan diperkirakan keluar dalam waktu 10 hari.

Menteri Dalam Negeri Bangladesh Mohiuddin Khan Alamgir menuduh partai oposisi, Partai Nasionalis Bangladesh, berada di balik penyerangan tersebut. (eh)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
prastanov
01/10/2012
pemasangan foto yang dinilai menghina Islam di Facebook dan kuil ini hubungannya apa??? kok kuil ini yg dibakar... jadi bingung... sumpah...
Balas   • Laporkan
sardin95 | 01/10/2012 | Laporkan
namanya juga orang fanatik gan, gara-gara 1 orang Buddhist di-tag, kuil jadi sasarannya... well, it's too fanatic, man!
antikrisyahudi
01/10/2012
ini akibat kurangnya pendidikan dan salah dalam menyingkapi sesuatu jgn salahkan agamanya tapi ini adalah individunya islam sama sekali tidak mengajarkan kekerasan,,nabi pun prnah dihina tapi dia membalas dengan kebaikan maka org itu akan sadar subhanalah
Balas   • Laporkan
mr_prof
01/10/2012
apa bedanya orang yang membuat film innoncent from muslim dgn org muslim yang membakar wihara ini. sama sama brutal, sama sama bejat, sama sama gak punya akal dan pikiran. cuma gara2 Fb saja sampai segitunya kah umat muslim marah? sunguh2 kalian tdk dewas
Balas   • Laporkan
sardin95 | 01/10/2012 | Laporkan
jangan saling hujat, kita sendiri masih belom bener.
dwirasliana
01/10/2012
betapa mudahnya dibuat marah hanya oleh org2 yg tak bertanggungjawab....kurang dewasa dlm menyikapi masalah atau memang menyukai kekerasan dlm setiap tindakan.s'moga di Indonesia tetap damai dan tidak mudah terpancing emosinya.
Balas   • Laporkan
laskar_fentung
01/10/2012
subhanolloh... patung budha-nya tetap berdiri dgn kokoh.. heuahuehauehuae... *fentung*
Balas   • Laporkan
ranisyahbudiman
01/10/2012
ini perbuatan islam KTP... ketika hijrah ke Thaif Nabi disambut masy dgn lemparan batu. Malaikat Jibril menawarkan pembelaan dgn menimpakan gunung Thaif. Namun, Nabi justru menolak alasan: mereka tidak tahu."
Balas   • Laporkan
ranisyahbudiman
01/10/2012
jangan protest film inno,... wong muslim sendiri telah membuktikan dan meng-amin-kan kebenaran film itu dengan berbuat kekerasan.....
Balas   • Laporkan
sardin95 | 01/10/2012 | Laporkan
yang balas komentar di atas juga introspeksi yah, jangan saling nyalahin orang! that's a good guy if you DO introspect yourself!
joecy | 01/10/2012 | Laporkan
kasihan buruk muka cermin dibelah, BUKA MATA LOE
meleko.matamu.cuk | 01/10/2012 | Laporkan
ah masa?apa benar sih?betulkah?kemakan isu kali?BUKA MATA LOE!baca kitab loe dg benar gue g yakin loe Muslim
maafdewa
01/10/2012
Cukup di sono saja ya rusuh, jangan di indonesia karena disini budha dan islam damai selalu.
Balas   • Laporkan
sardin95 | 01/10/2012 | Laporkan
@maafdewa: siapa bilang bunuh itu boleh? sesat sekali kalau pembunuhan itu dibolehkan... apalagi atas dasar agama kayak yang agan @neosack bilang, apakah itu disebut fanatisme?
neosack | 01/10/2012 | Laporkan
@maafdewa: nabi mu saja ga mengajarkan saling bunuh tapi kok kamu pengikutnya menyerukan pembunuhan?? kalo di hukum sih masih mending tapi kalo di bunuh atas dasar agama ??
maafdewa | 01/10/2012 | Laporkan
oh Bunuh boleh saja, asal lihat akar masalahnya. contoh pembuat kartun dan film tentang nabi muhammad nah itu boleh dibunuh. kalau menghina sahabatnya tidak usah dibunuh cukup dihukum berat. Dilarang berekspresi aneh2 terhadap islam.
ayem
01/10/2012
???... ko sampai segitunya ya..? semoga indonesia aman & damai.. Huft...
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id