DUNIA

FBI Gagalkan Rencana Pengeboman The Fed

Pelaku seorang WN Bangladesh tertangkap berkat operasi penyamaran.

ddd
Kamis, 18 Oktober 2012, 10:10
Quazi Mohammad Rezwanul Ahsan Nafis, perencana pengeboman The Fed
Quazi Mohammad Rezwanul Ahsan Nafis, perencana pengeboman The Fed (REUTERS/Twitter)

VIVAnews - Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI) berhasil menggagalkan upaya pengeboman terhadap Federal Reserve Bank atau The Fed oleh seorang warga negara Bangladesh. Digagalkannya rencana teror ini berkat upaya seorang agen FBI yang menyamar sebagai salah satu pelaku.

Diberitakan Reuters, WN Bangladesh bernama Quazi Mohammad Rezwanul Ahsan Nafis itu ditahan di sebuah hotel di New York saat hendak meledakkan bom yang dipasangnya di dalam sebuah van, Rabu 17 Oktober 2012. Mobil tersebut diparkirnya di samping gedung The Fed.

Menurut laporan Kementerian Pertahanan AS, di hotel tersebut, pria 21 tahun ini menyampaikan pesan-pesannya melalui video. "Kami tidak akan berhenti sampai mencapai kemenangan atau mati syahid," ujarnya dalam video tersebut.

Catatan FBI menunjukkan bahwa Nafis tiba di AS pada Januari 2012 dengan visa belajar. Setibanya di negara tersebut, Nafis dilaporkan melakukan kontak dengan anggota al-Qaeda di luar negeri. Untuk melancarkan aksinya, Nafis merekrut seorang anggota teroris lainnya, yang ternyata adalah agen FBI yang menyamar.

Keduanya, Nafis dan agen FBI, bertemu pada Rabu pagi dan menuju sebuah gudang di New York. Di tempat ini, Nafis merakit bahan-bahan pembuat bom yang beratnya mencapai lebih dari 400kg. Namun, dia tidak mengetahui bahwa materi bom itu palsu, telah disiapkan untuk menjebaknya oleh agen tersebut.

Usai memarkirkan vannya di samping The Fed, Nafis menuju hotel dan hendak meledakkannya dari tempat itu. Tidak ada bom yang meledak dan dia langsung diringkus saat itu juga. Akibat tindakannya tersebut, Nafis terancam hukuman penjara seumur hidup di AS.

"Percobaan pengeboman bangunan penting dan membunuh orang-orang yang tidak bersalah adalah kejahatan serius. Pelaku akan dikenakan hukuman yang berat," kata Mary Galligan, asisten direktur FBI.

Dalam pengadilan pertamanya di Brooklyn di hari yang sama, Nafis hampir tidak bersuara. Laporan pengadilan, Nafis dikatakan mengincar The Fed dia menganggap gedung itu adalah tulang punggung Amerika Serikat. Selain itu, The Fed diyakini sebagai tempat penyimpanan emas terbesar di dunia.

Belum diketahui apakah Nafis hubungan langsung dengan al-Qaeda. Diduga dia beraksi atas inisiatif sendiri, didorong oleh propaganda pemimpin Al-Qaeda Anwar al-Awlaki dalam berbagai video yang bisa dilihat di internet. (ren)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
wawakiy
19/10/2012
bagi yang comment, misalkan pengeboman puskesmas digagalkan oleh BIN dan lu pada pas dipuskesmas itu dikepung bnyak polisi, berani gak bilang "alaa cuman akal2 an polisi nih" ????
Balas   • Laporkan
chandroe
18/10/2012
masa materi bom'a palsu si nafis ga tau? kan dia oerakit BOM! aneh nih berita, pasti akal2an lg nih berita.. PALSU! masih aja mo jelek2in Islam pake cara beginian.... ga bakalan runtuh ISLAM
Balas   • Laporkan
wawakiy | 19/10/2012 | Laporkan
pergi ke AS sana, klo beneran gimana, malu gak lu ?, mikir kok kolot banget
sibermetri
18/10/2012
Amatiran ...buat remaja muslim : mumpung usia masih muda, lebih baik sekolah yg bagus banyak belajar. dari pada bikin kerjaan yg aneh2.. macam orang yang ada dalam berita ini.
Balas   • Laporkan
weja
18/10/2012
mau ngebom pake apa? kan FBI ngejebak pake materi Bom palsu, ada spionase FBI nih.
Balas   • Laporkan
edwin tedjo
18/10/2012
"...menuju sebuah gudang di New York. Di tempat ini, Nafis merakit bahan-bahan pembuat bom yang beratnya mencapai lebih dari 400kg. Namun, dia tidak mengetahui bahwa materi bom itu palsu, telah disiapkan untuk menjebaknya oleh agen tersebut."
Balas   • Laporkan
fauffan
18/10/2012
Wajahnya kayak anak genk motor aja wkwkwkwkwkwk
Balas   • Laporkan
frogman
18/10/2012
sama john...gue pikir orang Indonesia.....hmmm...untung kelacak...kalo ga...gawat juga tuh...
Balas   • Laporkan
johndelwinto
18/10/2012
Wajahnya seperti anak Indonesia yg suka tawuran. Mungkin orang ini pura-pura jadi warga Bangladesh.
Balas   • Laporkan
maafdewa
18/10/2012
Ala boong, semua akal-akalan fbi.
Balas   • Laporkan
frogman | 18/10/2012 | Laporkan
..mmm...????


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com