DUNIA

Iran Sedot Data dari Pesawat Nirawak Amerika

Pesawat nirawak itu ternyata memata-matai militer dan minyak Iran.
Kamis, 6 Desember 2012
Oleh : Denny Armandhanu
Drone ScanEagle yang diluncurkan dengan mesin ketapel.

VIVAnews - Militer Iran mengklaim telah berhasil menyedot data dari pesawat mata-mata nirawak (drone) yang diduga milik AS pada Rabu. Dari data-data tersebut, diketahui bahwa drone mengawasi lokasi militer dan terminal minyak Iran.

"Kami telah menyedot seluruh informasi dari drone tersebut," ujar pernyataan Korps Garda revolusi Islam Iran (IRGC), dilansir Reuters yang mengutip Press TV.

Menurut IRGC, drone ScanEagle yang berhasil mereka jatuhkan bertugas untuk mengumpulkan informasi militer Iran dan memata-matai pengiriman minyak dari terminal minyak utama Iran di pulau Kharg.

Drone ScanEagle ini berhasil dijatuhkan Iran pada Selasa pekan ini saat memasuki wilayah negara tersebut. Pesawat ini adalah versi lebih kecil dari drone serupa yang ditangkap Iran akhir tahun lalu.

Pemerintah Amerika Serikat membantah bahwa itu adalah drone miliknya. Menurut mereka drone buatan Boeing tersebut hanya dipergunakan di wilayah perairan internasional di Teluk. Drone jenis ini telah digunakan AS sejak tahun 2004 untuk melakukan operasi mata-mata.

Sebelumnya pada Desember 2011, Iran berhasil menangkap drone RQ-170 milik AS. Drone ini adalah yang paling canggih dan termahal di kelasnya. Iran menolak mengembalikan drone tersebut dan "membedahnya" untuk mencontek teknologi yang digunakan.

Amerika dan Iran telah terlibat ketegangan menyusul upaya pemerintah Mahmoud Ahmadinejad untuk meningkatkan teknologi nuklir negara tersebut. AS dan sekutunya menuduh Iran hendak membuat senjata, namun Iran membantah dengan mengatakan bahwa nuklirnya untuk keperluan medis.

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found