DUNIA

Iran Sedot Data dari Pesawat Nirawak Amerika

Pesawat nirawak itu ternyata memata-matai militer dan minyak Iran.

ddd
Kamis, 6 Desember 2012, 14:55
Drone ScanEagle yang diluncurkan dengan mesin ketapel.
Drone ScanEagle yang diluncurkan dengan mesin ketapel. (Dok. United States Marine Corps.)

VIVAnews - Militer Iran mengklaim telah berhasil menyedot data dari pesawat mata-mata nirawak (drone) yang diduga milik AS pada Rabu. Dari data-data tersebut, diketahui bahwa drone mengawasi lokasi militer dan terminal minyak Iran.

"Kami telah menyedot seluruh informasi dari drone tersebut," ujar pernyataan Korps Garda revolusi Islam Iran (IRGC), dilansir Reuters yang mengutip Press TV.

Menurut IRGC, drone ScanEagle yang berhasil mereka jatuhkan bertugas untuk mengumpulkan informasi militer Iran dan memata-matai pengiriman minyak dari terminal minyak utama Iran di pulau Kharg.

Drone ScanEagle ini berhasil dijatuhkan Iran pada Selasa pekan ini saat memasuki wilayah negara tersebut. Pesawat ini adalah versi lebih kecil dari drone serupa yang ditangkap Iran akhir tahun lalu.

Pemerintah Amerika Serikat membantah bahwa itu adalah drone miliknya. Menurut mereka drone buatan Boeing tersebut hanya dipergunakan di wilayah perairan internasional di Teluk. Drone jenis ini telah digunakan AS sejak tahun 2004 untuk melakukan operasi mata-mata.

Sebelumnya pada Desember 2011, Iran berhasil menangkap drone RQ-170 milik AS. Drone ini adalah yang paling canggih dan termahal di kelasnya. Iran menolak mengembalikan drone tersebut dan "membedahnya" untuk mencontek teknologi yang digunakan.

Amerika dan Iran telah terlibat ketegangan menyusul upaya pemerintah Mahmoud Ahmadinejad untuk meningkatkan teknologi nuklir negara tersebut. AS dan sekutunya menuduh Iran hendak membuat senjata, namun Iran membantah dengan mengatakan bahwa nuklirnya untuk keperluan medis.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
boycrow
07/12/2012
ngebayang amerika jadi perang sama iran.. bakalan di sedot ampe ke ubun2 to amerika , dasar amerika pengecut beraninya cuman petak umpet.
Balas   • Laporkan
crosssafir | 11/12/2012 | Laporkan
wkwkwk.. padahal amerika tuh yg tukang sedot, semua disedot tak terkecuali ek-ek yg mules di bawah..
safiyah | 07/12/2012 | Laporkan
wuuahahahahahahhaha....sampe mulesss..
belakebenaran
06/12/2012
kok AS nggak berani serang Iran yach, mgkn takut dgn kecanggihan iran n beraninya dgn negara yg kekuatan militernya kecil dasar pengecut
Balas   • Laporkan
neosack | 06/12/2012 | Laporkan
jgn ngemeng gak jelas gan, nanti kalo diserang beneran ngomel2 lagi loe di viva
vinkqer
06/12/2012
amerika bangsa pengecut, penjilat pantat israel
Balas   • Laporkan
rikosegawon
06/12/2012
Allah menciptakan manusia berbangsa bangsa dan bersuku suku agar mereka saling mengenal
Balas   • Laporkan
ari57
06/12/2012
Ayo Amrik kembangkan terus teknologimu ampe rakyatmu bangkrut, ternyata teknologi perang pembunuh manusia dan kesombongan ingin menjadi polisi dunia....
Balas   • Laporkan
kun19 | 06/12/2012 | Laporkan
Karena ada US maka lahirlah Orba, kalau tidak maka masih negara Nasakom kita, jadi lebih baik ada US atau tdk kalau tdk ada maka islam tdk akan berkembang di RI!
maafdewa
06/12/2012
"Bersikaplah yang baik terhadap wanita karena sesungguhnya mereka diciptakan dari tulang rusuk. Bagian yang paling bengkok dari tulang rusuk tersebut adalah bagian atasnya. Jika engkau memaksa untuk meluruskan tulang rusuk tadi, maka dia akan patah. Namun
Balas   • Laporkan
wong.jogja | 07/12/2012 | Laporkan
lho.....salah sambung tulang rusuk mas......
rokusedwi | 06/12/2012 | Laporkan
Apa hubungan komen ini dgn Iran sedot data???
crosssafir | 06/12/2012 | Laporkan
bc aja seluruh TL membermaafdewa.. km pasti tau sp dia dr all comment-x.. dia ingin bnyk Muslim membacanya, USIKAN DR DLM.. BACA N NIKMATI KLU PERLU CECK DULU.. blm terlihat dia mengakui ia Muslim?


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id