DUNIA

2050, Indonesia Negara Ekonomi Terbesar Kedelapan

RI akan ambil alih posisi Inggris dan Prancis, demikian prediksi PwC

ddd
Kamis, 17 Januari 2013, 06:11
Penambahan infrastruktur jalan di Jakarta
Penambahan infrastruktur jalan di Jakarta (VIVAnews/Fernando Randy)

VIVAnews - Indonesia diprediksi Pricewaterhouse Cooper akan menjadi negara dengan ekonomi terbesar kedelapan dunia di tahun 2050 nanti. Indonesia akan mengambil alih posisi Inggris dan Prancis yang nantinya terdepak dari sepuluh besar.

Dalam laporan "World in 2050: The BRICs and beyond: prospects, challenges and opportunities" yang dirilis Rabu 16 Januari 2013 ini, PwC melaporkan, ekonomi dunia tumbuh 3 persen per tahun dari 2011 ke 2050, berlipat dua di tahun 2032 dan berlipat dua lagi di tahun 2050. Tahun 2017, China diprediksi mengambil alih posisi Amerika Serikat sebagai kekuatan ekonomi terbesar dalam hal purchasing power parity (PPP) dan di tahun 2027 dalam hal nilai pasar saham.

Di tahun 2050, India akan menjadi ketiga terbesar, diikuti Brazil yang bertengger di posisi empat menggeser Jepang. Kemudian Rusia di posisi enam, akan menjadi negara Eropa terbesar mengalahkan Jerman. Barulah kemudian nomor 7 diisi Meksiko dan nomor 8 diisi Indonesia, yang masing-masingnya nanti akan lebih besar dari Inggris dan Prancis. Inggris jadi No 11, sementara Prancis No 10.

Di luar G20, negara-negara seperti Vietnam, Malaysia dan Nigeria memiliki potensi menyodok masuk. Sementara di Eropa, Polandia kemungkinan besar akan menjadi pemain besar berikutnya di Eropa.

Prediksi PwC ini menggunakan sejumlah faktor kunci yang meliputi pertumbuhan populasi usia kerja (berdasarkan proyeksi populasi Perserikatan Bangsa-bangsa), peningkatan kualitas sumber daya manusia yang dilihat dari taraf pendidikan, pertumbuhan cadangan modal dan faktor total dari pertumbuhan produktivitas yang didorong oleh kemajuan teknologi. (eh)

PPP rank

Country

GDP at PPP (2011 US$bn)

Country

Projected GDP at PPP (2011 US$bn)

Country

Projected GDP at PPP (2011 US$bn)

1

US

15,094

China

30,634

China

53,856

2

China

11,347

US

23,376

US

37,998

3

India

4,531

India

13,716

India

34,704

4

Jepang

4,381

Jepang

5,842

Brazil

8,825

5

Jerman

3,221

Rusia

5,308

Jepang

8,065

6

Rusia

3,031

Brazil

4,685

Rusia

8,013

7

Brazil

2,305

Jerman

4,118

Meksiko

7,409

8

Prancis

2,303

Meksiko

3,662

Indonesia

6,346

9

Inggris

2,287

Inggris

3,499

Jerman

5,822

10

Italia

1,979

Prancis

3,427

Prancis

5,714

11

Meksiko

1,761

Indonesia

2,912

Inggris

5,598

12

Spanyol

1,512

Turki

2,760

Turki

5,032

13

Korea Selatan

1,504

Italia

2,629

Nigeria

3,964

14

Kanada

1,398

Korea Selatan

2,454

Italia

3,867

15

Turki

1,243

Spanyol

2,327

Spanyol

3,612

16

Indonesia

1,131

Kanada

2,148

Kanada

3,549

17

Australia

893

Arab Saudi

1,582

Korea Selatan

3,545

18

Polandia

813

Australia

1,535

Arab Saudi

3,090

19

Argentina

720

Polandia

1,415

Vietnam

2,715

20

Arab Saudi

686

Argentina

1,407

Argentina

2,620

Sumber: Estimasi Bank Dunia untuk 2011, estimasi PwC untuk 2030 dan 2050

 

 



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
ozlenghab
17/01/2013
hahaha.... moal ka alaman ku urang euy, kaburu almarhum!!
Balas   • Laporkan
yogi.a.chan
17/01/2013
masuk akal. negara yang banyak hutang seperti amerika,portugal,singapura bakal tersingkir. Mengingat Indonesia merupakan negara "berkembang".
Balas   • Laporkan
neosack | 17/01/2013 | Laporkan
utang Indonesia juga gede bang, prediksi itu sebenarnya pemancing biar kita bisa merebut predikat tersebut. tpi biasanya negara maju lebih gede juga utangnya. :D
adil88
17/01/2013
jangan pesimis bapak/ibu. tujuan dari prediksi ini tidak lain adalah memotivasi kita semua yg membaca artikel ini. benar atau tidak, semua bergantung pada kita semua. prediksi ya, but action is a must. semua patokan ni membawa kita ke negara yg lebih baik
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com