DUNIA

Jumlah Umat Kristen di AS Berkurang

Sebaliknya, jumlah orang yang mengaku tidak terikat dengan agama tertentu malah meningkat

ddd
Selasa, 10 Maret 2009, 16:50
 
  (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Sebuah survei di Amerika Serikat (AS) baru-baru ini mengungkapkan bahwa jumlah penganut agama Kristen di Negeri Paman Sam menurun selama 20 tahun terakhir. Pada saat bersamaan, jumlah orang yang mengaku tidak terikat dengan agama tertentu malah meningkat. Hal ini disebabkan penolakan warga AS terhadap konsep agama.

Presiden Liga Katolik William Donohue memperkirakan pergeseran nilai menuju individualisme selama 25 tahun terakhir memicu penurunan itu. "Tapi harus ditegaskan bahwa mereka bukan ateis, mereka hanya tidak ingin hidup mereka diatur," kata dia seperti dimuat laman stasiun televisi CNN, Senin 9 Maret 2009.

Sebanyak 75 persen warga AS menganut agama Kristen dalam survei identifikasi religi yang dilakukan Kolese Trinitas di Hartford, Connecticut. Jumlah itu 11 persen lebih sedikit dari penganut Kristen pada 1990. Survei ini dilakukan pada 54.561 responden antara Februari hingga November 2008.

Secara spesifik, survei itu menunjukkan kenaikan penganut Kristen Evangelis. Satu dari tiga warga AS mengaku menganut Evangelis, jumlah penganut aliran ini juga meroket dari 200.000 orang pada 1990 menjadi 8 juta pada tahun ini. Sementara pengaruh gereja Kristen Episkopal atau Luther justru memudar.

Mark Silk dari Kolese Trinitas mengatakan pengungkapan skandal pelecehan seksual yang dilakukan pendeta Katolik terhadap anak-anak membuat agama itu ditinggalkan penganutnya. Kondisi ini diperparah dengan upaya tokoh senior gereja menutupi skandal itu.

Silk juga menyatakan warga AS kini bisa menerima orang yang mengaku tidak beragama. Kebudayaan, menurut Silk, telah banyak berubah. "Presiden Barack Obama pun memberikan tempat bagi mereka yang tidak beragama dalam pidato pelantikannya Januari lalu," kata dia.

Survei ini memperlihatkan satu dari lima warga negara-negara bagian AS menyatakan diri tidak beragama atau tidak menjawab pertanyaan mengenai agama. Satu dari empat orang juga menyatakan tidak mengharapkan pemakaman religius.

Namun Presiden Konsil Riset Keluarga Tony Perkins masih berharap orang-orang akan kembali pada agama atau kepercayaan mereka. "Jika survei ini dilakukan tahun depan, apakah ada perubahan? Saya rasa di tengah krisis ekonomi sekarang orang akan kembali pada agamanya masing-masing," ujar Perkins.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
Nidji
05/10/2011
Berarti America adalah negara yang benar-benar menghargai Kebebasan orang beragama tidak seperti yang selama ini para Arabisme yang gembar-gemborkan anti Islam justru para Arabisme yang menebar kebencian.
Balas   • Laporkan
fredrik
05/11/2010
the " END OF WORLD " IS SO SAD
Balas   • Laporkan
berlin simanjuntak
12/09/2010
salah satu tanda akhir zaman dalam alkitab : " karena banyak yang diundang tetapi sedikit yang dipilih " semoga saudara seiman tidak semakin luntur imannya dengan berita ini, melainkan semakin percaya kepada yesus kristus. amin..
Balas   • Laporkan
dien
03/09/2010
Obama adalah awal kehancuran Amerika..............!
Balas   • Laporkan
renung
05/08/2010
katanya karena konsep agama.. makanya menjadi tidak yakin dengan agamanya... baca diatas
Balas   • Laporkan
fei
14/03/2010
"banyak jalan menuju roma" agama dapat diibaratkan jalan untuk lebih dekat pada Tuhan..mungkin dalam hal ini mereka tidak masuk dalam organisasi agama mana pun namun mereka percaya akan adanya Tuhan dan menjalankan kebaikan dan perintah sesuai Alkitab.. s
Balas   • Laporkan
fei
14/03/2010
"banyak jalan menuju roma" agama dapat diibaratkan jalan untuk lebih dekat pada Tuhan..mungkin dalam hal ini mereka tidak masuk dalam organisasi agama mana pun namun mereka percaya akan adanya Tuhan dan menjalankan kebaikan dan perintah sesuai Alkitab.. s
Balas   • Laporkan
israel
14/09/2009
Alkitab mengatakan bahwa menjelang Zaman akhir akan terjadi kemunduran kepercayaan..hal ini disebabkan lahirnya peredapan baru yang disebut dengan postmodern yang meningikan ratio.. akal manusia dan dibalik semua ini adalah pekerjaan Anti kristus...
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id