DUNIA

Tentara AS Pembunuh Osama Kini Hidup Merana

Jasa-jasanya dilupakan, dia berhenti tanpa tunjangan dan pensiun.

ddd
Selasa, 12 Februari 2013, 11:34
Ilustrasi tentara AS
Ilustrasi tentara AS (Reuters/U.S. Marine Corps/Cpl. Justin Wheeler/Handout)

VIVAnews - Tentara AS pembunuh Osama bin Laden dianggap sebagai pahlawan yang berhasil mengubah jalan sejarah. Namun, ternyata jasa-jasanya kini tidak dianggap dan dia hidup merana tanpa harta dan istri yang meninggalkannya.

Pria yang menolak disebutkan namanya ini mengaku telah bergabung di angkatan laut AS dan menjadi pasukan khusus SEAL selama 16 tahun. Kisah pria yang hanya disebut "Si Penembak" ini akan tertuang dalam laporan khusus majalah Esquire Maret nanti.

Dilansir Daily Mail, Senin 11 Februari 2013, Si Penembak menyatakan mundur dari pasukan SEAL Team Six pada September tahun lalu. Menurut peraturan angkatan bersenjata AS, tentara baru akan menerima tunjangan pensiun jika telah bertugas selama 20 tahun.

"Saya meninggalkan SEAL pada Jumat. Tunjangan kesehatan saya dan keluarga saya diputus pada Jumat tengah malam. Mereka mengatakan 'Kau telah keluar, tunjangannya berakhir. Terima kasih untuk pengabdian selama enam belas tahun'. Sialan, " kata dia kesal.

Setelah operasi pembunuhan Osama bin Laden Mei 2011 lalu, kehidupan pernikahannya dengan istrinya guncang. Mereka bercerai namun masih hidup bersama untuk berhemat, karena belum mampu hidup sendiri-sendiri.

Tidak ada lagi tunjangan pensiun, kesehatan, perlindungan bagi dirinya, anak-anak dan mantan istrinya, padahal sebagai pembunuh orang nomor satu al-Qaeda dia berpotensi menjadi target pembunuhan para militan. Untuk itu, dia telah melatih anak-anak dan pasangannya untuk menghadapi serangan.

Dia telah memerintahkan anak-anaknya  bersembunyi di bathtub jika ada serangan. Bathtub adalah tempat teraman dan terkuat untuk menghindari peluru. Selain itu, istrinya juga telah dilatih menggunakan senapan, dengan pisau sebagai senjata cadangan di laci dapur.

Dia juga sudah mempersiapkan tas darurat yang berisi pakaian, makanan dan kebutuhan lainnya untuk bertahan hidup selama dua minggu di persembunyian.

Wartawan Esquire, Phil Bronstein, yang mewawancarai mantan tentara ini mengatakan bahwa saat ini Si Penembak sedang mencari kerja sebagai warga sipil. "Bagaimana cara dia menghidupi dan memberi makan keluarganya akan menjadi mimpi buruk," kata Bronstein.

Kepada majalah Esquire juga, Si Penembak mengisahkan bagaimana cara dia membunuh Osama bin Laden di lantai tiga rumah persembunyiannya di Abbottabad, Pakistan. Dia menembak Osama tiga kali tepat di jidatnya. (umi)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
maleindonesia
13/02/2013
MAMPUS OSAMA....
Balas   • Laporkan
blondot2012
13/02/2013
Jadi RAMBO saja, atau klo pintar datang ke Negara rawan perang dan jadi penasehat militer disana, dengan kompetensi bekas SEAL tentara Amerika pasti keahliannya dibutuhkan
Balas   • Laporkan
keboedan
12/02/2013
USA is the real terorist, robber and colonizer ! Merekalah yang mendidik dan melindungi Osama dan kemudian membunuhnya. Dasar negara biadab.
Balas   • Laporkan
artstyle | 13/02/2013 | Laporkan
emang kaum lu itu bisanya koar2 propaganda dan suka bermimpi!! ckck...kasihan....
artstyle | 13/02/2013 | Laporkan
sebegitu canggih?? hanya dengan membajak pesawat pakai pistol dan bom, dibilang canggih?? tinggal di mana aja lu??
keboedan | 12/02/2013 | Laporkan
Osama itu robot USA untuk menginvasi negara2 kaya minyak dan sumber alam, target kepentingan selesai dimampusinlah dia. Alasannya peledakan WTC, emang kunyuk osama itu bisa mendesign penyerangan sebegitu canggih?
nardo.xeon
12/02/2013
Bo'ong ne .. pasti ..
Balas   • Laporkan
jokowii
12/02/2013
hahaha mbok ya jangan nembak orang ndak salah begitu. wong kualat.....
Balas   • Laporkan
artstyle | 12/02/2013 | Laporkan
ndak salah?? haha...ndak punya tv kali lu y?? si osama ini sering ngaku teroris di tv aljazera...dia emang pantas ditembak mati..
jiwaloesakit
12/02/2013
tidak perlu berita bohong dikomentari! disini dia bisa mendata keberhasilan isu bohongnya. sakit loe!!!
Balas   • Laporkan
berjenggot
12/02/2013
Al qaeda merongrong pemerintah islam yg sah (iraq, pakistan, dll). Amerika dan pemerintah islam memerangi al qaeda. Ente di pihak yg mana? Di pihak pemerintah islam yg dibantu amerika, atau di pihak al qaeda yg mengkhianati pemerintah islam yg sah?
Balas   • Laporkan
artstyle | 13/02/2013 | Laporkan
emang orang2 lu cuma bisa propaganda dan bermimpi!!! ckck...kasihan....
brendha | 12/02/2013 | Laporkan
alqaeda adl bentukan usa. hancurnya wtc bukan ulah alqaeda. itu cuma alasan utk intervensi ke slrh negara yg berpenduduk Islam. yg ujungnya kolonialisme.
sanyo
12/02/2013
kacihan nih orang...sudah hidupnya dibayangi ketakutan kalau identitasny ketahuan sekaranga melarat...ini hukum karma
Balas   • Laporkan
wakidimiharjo
12/02/2013
VIVA NEWS.. MANTABSSSSS!!!!
Balas   • Laporkan
penyok
12/02/2013
semangat bro.. biar bagaimanapun jasa kamu akan diingat krn telah membunuh BAPAK Teroris yg skrg banyak di NKRI.. bantai teroris.
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id