DUNIA

Bercinta dengan Anjing, Wanita di AS Dibui

Tindakan menjijikkan ini dilakukannya di halaman belakang rumahnya.
Sabtu, 23 Februari 2013
Oleh : Denny Armandhanu, Amal Nur Ngazis
Anjing
VIVAnews - Seorang wanita di Las Vegas, negara bagian Nevada, Amerika Serikat dicokok polisi lantaran melakukan hubungan seks dengan seekor anjing jenis pit bull. Tindakan menjijikkan ini dilakukannya di halaman belakang rumahnya, disaksikan para tetangga.

Diberitakan Huffington Post pekan ini, tetangganya yang jijik melihat pemandangan horor itu lantas menghubungi polisi. Saat polisi menyambangi rumahnya, gadis yang diketahui bernama Kara Vandereyk itu tengah telanjang bulat di atas tanah dengan anjingnya.

Tertangkap basah, Vandereyk malah menyapa polisi. Polisi mensinyalir, Vandereyk mengalami depresi, pasalnya ia tidak ingat nama dan tahun kelahirannya.

Wanita 23 tahun itu lalu diberi selimut untuk menutupi tubuhnya dan selanjutnya dibawa ke penjara ibukota negara bagian, Clark County Jail. Vandereyk didakwa dengan pasal pencabulan.

Hubungan seks dengan binatang atau bestiality memang tidak dianggap hal yang melanggar hukum di Nevada. Namun, tindakan tidak senonoh di depan publik masuk dalam ranah kriminal. Di beberapa negara bagian di AS, bestialiy dilarang, seperti di Pennsylvania, Iowa, Illinois dan Washington.

Kasus hubungan seksual dengan binatang bukan kejadian langka di Amerika Serikat.

Bulan lalu di Delaware seorang wanita berusia 24 tahun didakwa setelah berhubungan seks dengan hewan. Aksinya bahkan sempat diabadikan dalam bentuk foto oleh pacarnya sendiri.

November 2012, kepolisian Arizona menahan wanita 20 tahun karena melakukan oral seks dengan dua anjing. Tindakan nyeleneh ini dilaporkan oleh mantan pacarnya.

Beberapa negara juga telah melarang hal ini. Di antaranya adalah Belanda, Prancis dan Swiss. Namun di beberapa negara seperti Belgia, Denmark dan Swedia, praktik ini diperbolehkan.

Di Jerman, berhubungan seks dengan binatang akan dikenakan denda sebesar 25.000 euro atau lebih dari Rp300 juta. (umi)
TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found