DUNIA

FOTO: Kesedihan Rakyat Venezuela Sepeninggal Chavez

Tangis mereka pecah saat pengumuman kematiannya diumumkan.
Rabu, 6 Maret 2013
Oleh : Denny Armandhanu
Pendukung Presiden Venezuela, Hugo Chavez terlihat sedih usai pengumuman wafatnya presiden mereka, Selasa, 5 Maret 2013

VIVAnews - Pengumuman kematian Hugo Chavez pada Selasa sore itu mengundang histeria massa di Venezuela. Ribuan warga turun ke jalan, menangis dan memanggil-manggil nama 'Comandante', pemimpin mereka selama 14 tahun.

Sudah sejak beberapa hari terakhir, ratusan orang berkumpul di depan rumah sakit militer di Caracas, tempat Chavez dirawat. Situasi mendadak tegang saat pernafasan Chavez mengalami gangguan.

Saat kematiannya diumumkan oleh Wakil Presiden Nicolas Maduro, tangis warga benar-benar pecah. Di berbagai pelosok, pria dan wanita turun ke jalan, membawa poster dan meneriakkan dukungan pada Chavez. Tokoh yang dikenal populis itu tenar di kalangan warga miskin Venezuela.

Beberapa orang seakan tidak percaya dia sudah mangkat. "Chavez hidup selamanya! Perjuangan masih berlanjut!" teriak mereka.

"Dia adalah ayah kami. 'Chavismo' tidak akan berakhir. Kami adalah rakyatnya. Kami akan terus berjuang," kata Nancy Jotiya, 56, di alun-alun Bolivar, Caracas.

Chavez meninggal karena kanker yang telah dideritanya sejak dua tahun lalu. Sudah empat kali dia menjalani operasi di Kuba, kepalanya botak karena kemoterapi. Dia baru saja terpilih kembali menjadi presiden pada pemilihan tahun lalu.

Foto-foto kesedihan rakyat Venezuela itu bisa dilihat di tautan ini.

(eh)

 

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found