DUNIA

Kemandirian Bagus Bagi Anak Penderita Kanker

"Selama pengobatan, biasanya orangtua overprotektif akhirnya timbul ketergantungan."
Minggu, 15 Maret 2009
Oleh : Antique, Anda Nurlaila
Kegiatan anak-anak penderita kanker

VIVAnews - Kemandirian anak penderita kanker bisa menimbulkan semangat dan mengurangi ketergantungan kepada orangtua. Bahkan setelah sembuh, survivor (anak yang terbebas dari penyakit kanker) lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya.
 
Ketua Panitia Peringatan Hari Kanker Anak Internasional 2009 Zanty Kurnia mengatakan perawatan kanker pada anak umumnya menghabiskan waktu dua hingga lima tahun.

"Selama pengobatan, biasanya orangtua overprotektif akhirnya timbul ketergantungan penderita terhadap orangtua," ujarnya di sela-sela peringatan Hari Onkologi Anak di Rumah sakit Kanker Dharmais Jakarta, Minggu 15 maret 2009.
 
Dia menambahkan, cara memupuk kemandirian anak penderita kanker sebetulnya dapat dilakukan tanpa bantuan orangtua melalui aktivitas sederhana dan mudah.

Seperti, kata dia, kegiatan meningkatkan kreativitas dan kemandirian bisa memberikan efek positif bagi kemandirian dan percaya diri mereka. "Nantinya, akan berpengaruh pada kemampuan anak melalui penyakit tersebut dan setelah sembuh," tutur Zanty.
 
Yayasan Onkologi Anak Indonesia (YOAI), Zanty mengatakan memiliki berbagai kegiatan bersama para penderita dan survivor.

Sementara itu, pada peringatan Hari Kanker Anak Internasional 2009 di RS Kanker Dharmais Jakarta, lebih dari 100 anak penderita kanker dan anak yang terbebas dari kanker menggambar pada kain berbentuk kupu-kupu.

Ternyata, aksi mereka berhasil memecahkan rekor dari Museum Rekor Indonesia (Muri), serta Walk a Thon yang hasilnya akan disumbangkan membantu pengobatan kanker pada anak.

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found