DUNIA

Pelaku Bom Boston Sudah Sadarkan Diri

Dzhokhar tertembak di leher, dia tidak bisa bicara sepatah kata pun.

ddd
Senin, 22 April 2013, 09:28
Dzhokhar Tsarnaev, pelaku pengeboman Boston
Dzhokhar Tsarnaev, pelaku pengeboman Boston (Facebook)
VIVAnews - Dzhokhar Tsarnaev, pelaku pengeboman Boston yang selamat dari serbuan polisi telah sadarkan diri. Dia mengalami luka di tenggorokan dalam baku tembak Jumat malam pekan lalu di kota Watertown.

Diberitakan CNN, Senin 22 April 2013, Dzhokhar masih dalam keadaan lemah namun stabil. Dia tidak bisa berbicara karena tertembak di bagian kiri tenggorokannya. Kendati demikian, dia masih bisa berkomunikasi dengan polisi melalui tulisan.

Menurut sumber kepolisian, komunikasi melalui kertas bukan merupakan interogasi. Walaupun Dzhokhar sudah stabil, namun kondisinya belum memungkinkan untuk ditanyai banyak.

Pemuda 19 tahun ini dirawat di Rumah Sakit Beth Israel di Boston. Belum diketahui apakah lukanya akibat tertembak saat ditangkap di dalam perahu boat warga atau dalam baku tembak sebelumnya yang menewaskan kakaknya Tamerlan Tsarnaev, 26.

Dia tertangkap setelah dilakukan pemburuan selama seharian sejak dini hari hingga malam di Watertown. Akses kota ditutup dan transportasi dilarang beroperasi untuk mengepung Dzhokhar. Dia akhirnya tertangkap setelah warga melihatnya dan melapor.

Bersama kakaknya, dia meledakkan dua bom di Boston's Marathon Senin pekan lalu, menewaskan tiga orang dan melukai lebih dari 170 orang. Hingga kini, belum diketahui motif penyerangan mematikan tersebut.

Walikota Boston Thomas Menino mengatakan bahwa negara bagian Massachusetts tidak memiliki hukuman mati. Namun, kata dia, dalam kasus ini bisa saja hakim memvonis mati Dzhokhar karena telah menebar teror di Boston.

"Saya harap hakim di AS membawanya ke pengadilan federal dan menjatuhinya hukuman mati. Dua orang ini telah membuat kota lumpuh selama lima hari. Inilah yang ingin dilakukan teroris, melumpuhkan kota dan menghentikan perekonomian," kata Menino.


© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
nebraska73
22/04/2013
mau modar ya biar modar..mau melek ya biar melek...ga ngaruh ma indonesian sprti saya..yg penting bangun indonesia!
Balas   • Laporkan
cengos
22/04/2013
iya Hukum mati aja tuh bocah SAMPAH..!!!
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com