DUNIA

Polisi: Tsarnaev Bersaudara Rencanakan Penyerangan Berikutnya

Ditemukan banyak amunisi dan bahan peledak di TKP.

ddd
Senin, 22 April 2013, 09:44
Tamerlan Tsarnaev dan Dzhokhar Tsarnaev, pelaku pengeboman Boston
Tamerlan Tsarnaev dan Dzhokhar Tsarnaev, pelaku pengeboman Boston (REUTERS/The Sun of Lowell, MA/FBI/Handout )
VIVAnews - Tsarnaev bersaudara disinyalir merencanakan serangan selanjutnya setelah meledakkan dua bom panci presto di ajang Boston Marathon Senin pekan lalu. Ini bisa dilihat dari banyaknya amunisi dan bahan peledak yang ditemukan polisi.

Hal ini disampaikan oleh Komisaris Polisi Kota Boston Ed Davis pada CBS News, Minggu waktu setempat. Dia mengatakan bahwa Dzhokhar dan Tamerlan Tsarnaev membawa banyak bahan peledak dan granat buatan sendiri yang mereka lemparkan ke aparat.

"Kami punya alasan untuk meyakini bahwa berdasarkan bukti-bukti di TKP - bahan peledak, bom yang tidak meledak dan senjata api yang mereka punya -  akan menyerang orang lain. Itu pendapat pribadi saya saat ini," kata Davis.

Dia mengatakan, polisi menemukan lebih dari 250 butir amunisi. Selain itu, TKP di Watertown banyak ditemukan bahan-bahan peledak yang gagal ledak, tercecer di jalanan. Bom juga ditemukan di dalam mobil yang mereka bajak.

Penyidik saat ini tengah melacak dari mana saja senjata-senjata tersebut mereka peroleh. Menurut penyelidikan sementara, kedua kakak beradik itu tidak pernah memiliki surat izin kepemilikan senjata.

Tamerlan tewas dalam baku tembak Jumat dini hari. Sementara Dzhokhar ditemukan terluka berat setelah terlibat pertempuran dengan polisi Jumat malamnya.

Dzhokhar telah sadarkan diri dan dalam kondisi stabil. Dia mengalami luka tembak di leher, yang membuatnya tidak bisa bicara. Polisi belum dapat menginterogasi pelaku karena kondisinya belum benar-benar baik untuk ditanyai banyak. (umi)


© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
hamdanireno
22/04/2013
sabar-sabar.. ini berita sudah di cross check benar ke lapangan apa cuma copy paste cnn.. nbc brooo??
Balas   • Laporkan
wakuteh
22/04/2013
Mengapa orang Muda nekad berbuat seperti itu...? bisa saja Negara USA turut andil dalam membentuk prilaku tersebut dengan Bermuka 2 dalam penegakkan HAM, mengirim pasukan dengan alasan Perdamaian padahal "MENJAJAH" negara lain, dll.
Balas   • Laporkan
nebraska73 | 22/04/2013 | Laporkan
jangan mudah beropini..bisa2 malah jd fitnah!persyetan dgn bom boston ga ngaruh ma kita!dah kerja lum?
blondot2012
22/04/2013
Anak muda kadang tidak mau pikir panjang dan ingin jalan pintas untuk mendapatkan sesuatu jadi sangat mudah dimanfaatkan orang lain, kasihan keluarganya.
Balas   • Laporkan
artanis
22/04/2013
Slain mmbunuh 3 org dan mlukai 170 org yang tidak diktahui berdosa atau tidak, mnciptakan teror lalu mati dengan mnnggalkan istri, anak dan menyusahkan keluarga, apa yang telah anda dapati? apakah anda akan masuk surga atau cuma korban pemahanan yg salah?
Balas   • Laporkan
cengos
22/04/2013
betul!!!!..
Balas   • Laporkan
nebraska73
22/04/2013
semoga tdk trjadi di indonesia..mari kita brantas ajaran2 dan prilaku radikal yg tdk sesuai pancasila dn uud 45.pancasila dn uud45 harga mati..kitab suci apapun dibawahnya!
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com