DUNIA

Orangtua di China Bawa Mayat Anak Dalam Tas

Ini dilakukan karena keduanya tidak mampu menyewa mobil jenazah.

ddd
Kamis, 25 April 2013, 11:57
Foto ilustrasi
Foto ilustrasi  

VIVAnews - Pasangan suami istri di China ditangkap polisi karena membawa mayat anaknya dalam tas besar. Saat itu, mereka akan pulang menggunakan bus umum.

Dilansir laman Dailymail, Rabu 24 April 2013, tindakan ini dilakukan oleh Yang Cheng, 35, dan istrinya, Li Sun, karena tidak mampu menyewa mobil jenazah. Saat itu, mereka baru mengambil jenazah anaknya di kamar mayat RS Hefei di Provinsi Anhui.

Mayat bocah tersebut dimasukkannya dalam tas besar berwarna oranye. Mereka awalnya berencana menggunakan bus umum untuk menuju rumah dengan jenazah sang anak.

Namun rencana itu kandas, karena pihak kepolisian curiga dengan besarnya tas yang dibawa Yang Cheng. Saat diperiksa, polisi kaget melihat mayat di dalamnya.

Pasangan suami istri ini terpaksa harus berurusan dengan polisi dan diinterogasi. Namun mereka akhirnya dibebaskan. "Kami bukan orang kaya dan petugas ingin mendenda kami," ujar Yang Cheng.

Peristiwa ini lantas mengundang perhatian banyak orang. Puluhan orang langsung mengerumuni kedua orang ini, penasaran ingin melihat mayat dalam tas.

Menurut juru bicara polisi, membawa jenazah manusia dengan transportasi umum merupakan pelanggaran, apalagi dengan cara yang tidak layak. "Biasanya jenazah manusia dibawa ke rumah dengan menggunakan mobil, bukannya dimasukkan ke dalam tas besar," kata juru bicara itu.

Pihak kepolisian akhirnya membantu pasangan itu dengan menyewakan sebuah mobil untuk mengantar mereka pulang ke kota Quqiu. (eh)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com