DUNIA

Korsel Tawarkan Dialog Formal Soal Industri Kaesong

Aset perusahaan korsel di Kaesong mencapai Rp8,6 triliun.

ddd
Jum'at, 26 April 2013, 12:21
Kawasan industri Kaesong di Korut ditutup
Kawasan industri Kaesong di Korut ditutup (REUTERS/Kim Hong-Ji/Files)

VIVAnews - Pemerintah Korea Selatan secara resmi mengajukan permintaan untuk berdialog dengan Korea Utara untuk pembukaan kembali kawasan industri Kaesong. Ini merupakan pengajuan dialog formal pertama sejak kawasan industri tersebut ditutup Korut pada 3 April lalu.

Dikutip dari Reuters, Jumat 26 April 2013, juru bicara Kementerian Unifikasi Korsel, Kim Hyung-suk, menjelaskan pemerintah Korsel mengajukan permintaan dialog tersebut pada Kamis, 25 April 2013.

Negeri ginseng itu memberikan tenggat waktu bagi Korut untuk merespon permintaan mereka pada Jumat ini. Apabila Korut tidak setuju, maka Korsel mengancam akan terus menekan negeri yang dipimpin Kim Jong-un itu.

"Pemerintah pada Kamis kemarin secara resmi mengajukan dialog dengan pemerintah kedua negara Korea untuk menyelesaikan isu kemanusiaan yang berpengaruh pada pekerja di Kaesong dan menormalisasi kawasan industri itu," ujar Hyung-suk.

Di dalam kawasan yang dibangun 2003 lalu itu terdapat 123 perusahaan berskala kecil dan menengah. Kawasan industri Kaesong tersebut memberikan pemasukan bagi Korut senilai Rp1,3 juta/bulan yang dipeorleh dari setiap gaji pekerja Korut. Diperkirakan terdapat 53ribu pekerja Korut yang ditarik dari kawasan industri itu.

Sementara jumlah pekerja Korsel terus menciut dari 700 orang menjadi hanya 170 pekerja. Diduga 170 pekerja Korsel itu sengaja dipertahankan di sana oleh perusahaan mereka untuk mengamankan aset perusahaan yang bernilai Rp8,6 triliun.

Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki-moon yang juga warga Korsel, menyatakan kekhawatirannya soal penutupan kawasan Kaesong dan berharap operasional di tempat itu dapat kembali normal secepat mungkin melalui dialog.

Kebijakan Pemerintah

Penutupan kawasan industri Kaesong tak pelak memberikan dampak keuangan yang signifikan terhadap perusahaan yang berlokasi di sana. Pada Rabu kemarin, pemerintah Korsel mengumumkan akan membantu dengan memberikan kelonggaran kepada perusahaan yang ada di Kaesong.

Menurut kantor berita BBC, Kamis 25 April 2013, pemerintah memberikan kelonggaran pajak, pinjaman khusus dan pelatihan bagi pekerja di perusahaan itu yang kehilangan pekerjaan sejak Kaesong ditutup.

Korut menutup kawasan industri itu sebagai aksi lanjutan setelah berang dengan sanksi yang dijatuhkan PBB akibat uji coba nuklir ketiga yang dilaksanakan pada Februari lalu dan latihan gabungan militer AS dengan Korsel. (ren)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
diaspora
26/04/2013
vivanews hrs tahu, gaji buruh di kaesong sebesar 462 won/bln. itu setara dgn Rp 5jt. koq ditulis 1,3jt....?
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com