DUNIA

Pulang dari Suriah, TKI Ceritakan Kondisi Perang Saudara

Kondisi di Suriah saat ini masih mencekam dan sangat membahayakan.

ddd
Senin, 6 Mei 2013, 12:28
Seorang perempuan bernama Aida menangis saat rumahnya dihantam roket tentara Suriah
Seorang perempuan bernama Aida menangis saat rumahnya dihantam roket tentara Suriah (Reuters/HO)

VIVAnews - Kementerian Luar Negeri bersama Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja (BNP2TKI) terus memulangkan para Warga Negara Indonesia yang bekerja di negara-negara konflik.  Salah satunya di Suriah. Namun, pemerintah diminta cegah penyalur TKI yang tetap kirimkan warga ke zona-zona berbahaya. 

Puluhan TKI yang berkerja di Suriah, yang tengah dilanda Perang Saudara,  tiba di Terminal Bandara Soekarno Hatta (Soetta) Tangerang, Minggu malam, 5 Mei 2013. Mereka menggunakan pesawat Etihad, yang diterbangkan langsung dari Beirut, Lebanon.

Seorang TKI, Imas Marina Binti Kosasih, mengungkapkan kondisi di Suriah masih mencekam dan sangat membahayakan. "Perang masih terus berlangsung," ungkap Imas.

"Pada malam hari kami tak bisa tidur karena suara bom dan tembakan sering terdengar. Sangat membahayakan kondisi di sana," lanjut perempuan asal Purwakarta itu .

Imas, yang saat ini berada Balai Pelayanan Kepulangan Tenaga Kerja Indonesia, menambahkan saat ini masih banyak rekannya yang  berada di wilayah konflik perang di Suriah.

Berdasarkan pantauan di Balai Pelayanan Kepulangan Tenaga Kerja Indonesia di Terminal IV Bandara soekarna Hatta, terlihat para TKI yang baru tiba merasa bersyukur dapat kembali ke tanah air setelah beberapa bulan berada dalam konflik perang.

Awasi Swasta

Sementara itu, Direktur Lembaga Pendamping dan Pengembangan Tenaga Kerja (LPPTKI), Norma Wati, yang mendampingi para TKI tiba di Tanah Air, mengapresiasi apa yang telah dilakukan Kemenlu terkait dengan repatriasi bagi para WNI khususnya para TKI yang masih berada di daerah konflik di Suriah.

Namun Norma meminta Pemerintah melalui Kementrian tenaga kerja untuk dapat lebih mengawasi pihak swasta dalam hal ini PJTKI yang masih saja bisa memberangkatkan para TKI ke Timur Tengah walaupun sudah tidak ada kerjasama terkait dengan pengiriman TKI ke wilayah itu.

BNP2TKI melakukan pemeriksaan kesehatan, memberikan tempat istirahat sebelum mereka diarahkan ke angkutan yang akan mengantarkan mereka kembali ke kediamannya masing-masing. (ren)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
blondot2012
06/05/2013
Perang saudara ya..., smoga cepat selesai, tunjukan Suriah bangsa yang pintar.
Balas   • Laporkan
loveri | 06/05/2013 | Laporkan
pintar bunuh satu sama lain emng bener mas blondot


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com