Protes Hasil Pemilu, 21 Warga Malaysia di Singapura Ditangkap

Polisi Singapura
Sumber :
  • Lucas/Wikimedia Commons
VIVAnews
Polisi Periksa 13 Saksi Kasus Tewasnya Anggota Polresta Manado di Mampang Jakarta Selatan
- Aparat keamanan Singapura menangkap 21 warga Malaysia Sabtu kemarin setelah menggelar demonstrasi di Merlion Park. Di negara-kota itu mereka mempersoalkan Pemilu di Malaysia, yang dianggap penuh kecurangan dan manipulasi.

Jokowi Beri Tugas Baru ke Luhut Urus Sumber Daya Air Nasional

Menurut Kantor Berita Bernama, polisi Singapura menangkap para demonstran karena menggelar unjuk rasa secara tidak sah. Otoritas Singapura menyatakan warga asing boleh tinggal dan bekerja di negeri itu, asalkan tidak melanggar hukum.
Ada 4,14 Juta Temuan di Google jika Klik Kata Ini


"Mereka seharusnya tidak mengimpor masalah domestik negara mereka ke Singapura dan melakukan kegiatan yang mengganggu ketertiban umum, karena ada kelompok lain yang berpandangan berbeda," kata otoritas setempat yang dikutip dari media lokal Singapura.


Polisi menangkap para demonstran setelah sebelumnya memberi peringatan. Peringatan dikeluarkan saat kegiatan serupa berlangsung pada Rabu, 8 Mei lalu. Saat itu sejumlah warga Malaysia mengajak warga lainnya berkumpul memprotes hasil pemilu Malaysia baru-baru ini. Saat itu, sekitar 100 orang terkumpul. (ren)

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya