DUNIA

Mahasiswi Kedokteran India Jadi Korban Pemerkosaan

Korban dibawa ke daerah terpencil dan diperkosa bergantian

ddd
Minggu, 23 Juni 2013, 16:51
Seorang mahasiswi di India jadi korban pemerkosaan. Foto Ilustrasi
Seorang mahasiswi di India jadi korban pemerkosaan. Foto Ilustrasi (VIVAnews/ Faddy Ravydera)

 

VIVAnews - Kasus perkosaan kembali menimpa seorang mahasiswi fakultas kedokteran di India. Korban merupakan mahasiswi FK di salah satu universitas prestisius di India, Universitas Manipal di Karnataka.

Laman Times of India, Sabtu 22 Juni melansir peristiwa memilukan itu terjadi pada Kamis malam kemarin. Korban diketahui baru pulang dari perpustakaan kampus menuju kamar asrama pada pukul 11.45 waktu setempat.

Letak asrama yang tidak jauh dari lokasi perpustakaan, membuat korban yang berusia 22 tahun itu memilih untuk berjalan kaki seorang diri. Tiba-tiba tiga orang pria yang mengendarai bajaj menarik dan menyuruh korban masuk secara paksa di jalan dekat dengan Fakultas Farmakologi.

Pelaku kemudian membawa korban ke sebuah tempat terpencil. Di sanalah peristiwa bejat itu terjadi.

Ketiga pelaku memperkosa korban secara bergantian, kemudian meninggalkannya begitu saja dengan keadaan kaki patah, sedangkan punggung serta leher terluka. Polisi baru mengetahui peristiwa itu pada Jumat dini hari waktu setempat saat seorang mahasiswa Fakultas Teknik melapori kejadian itu.

Mahasiswa tersebut ikut memberikan tas berisi identitas korban untuk mempermudah proses pencarian. Namun sayangnya mereka tidak cepat bertindak.

Pada Jumat dini hari pukul setengah empat pagi, korban sudah berada kembali di kampus saat polisi masih mencarinya. Sementara petugas keamanan kampus sudah melaporkan kasus pemerkosaan tersebut ke kantor polisi Manipal.

Menurut petugas polisi di Distrik Udupi, Boralingaiah, masih belum diketahui bagaimana korban dapat kembali lagi ke kampus.

"Apakah dia diantar kembali oleh pelaku ke kampus atau dia kembali sendiri, pihak kepolisian masih terus menyelidiki hal tersebut," ujar Boralingaiah.

Boralingaiah juga mengatakan polisi agak kesulitan menangkap pelaku, karena di lokasi penculikan itu, tidak tersedia kamera pemantau atau CCTV.

"Kami sudah memeriksa potongan gambar di seluruh CCTV yang ada di kampus, namun tidak melihat jenis kendaraan seperti yang dijelaskan melintasi kampus," imbuh Boralingaiah.

Namun dia berjanji akan terus memeriksa potongan gambar lainnya yang terekam di CCTV kampus. Sementara korban yang berasal dari kota Thiruvananthapuram, saat ini masih menjalani perawatan di RS terdekat.

Menurut Boralingaiah, korban tidak dapat mengingat di mana dia diculik. Korban juga disebut masih dalam keadaan syok dan semua keterangan yang dia berikan membingungkan polisi.

"Kami belum menerima laporan medis dari RS. Tapi petugas keamanan kampus sudah melaporkan kasus tindak pemerkosaan ini," kata dia.

Sementara perwakilan Universitas Manipal mengaku prihatin mendengar salah satu mahasiswinya menjadi korban tindak pemerkosaan. Salah satu pejabat berwenang di universitas itu mengatakan akan mengadakan rapat untuk membahas masalah ini.

"Kami sangat khawatir soal keselamatan dan keamanan seluruh mahasiswa kami. Kami akan segera mengadakan rapat untuk membicarakan bagaimana jalan terbaik bagi mahasiswa yang tinggal di luar area kampus dapat terlindungi dari peristiwa serupa," kata pejabat tersebut.

Mereka juga mengatakan akan terus bekerja sama dengan polisi dan menerapkan langkah apa pun yang diperlukan untuk memastika keamanan mahasiswanya. Menurut seorang sumber, lokasi asrama mahasiswa berada tepat di samping perpustakaan.

Sementara mahasiswa yang tidak tinggal di asrama, biasanya menyewa apartemen yang berada di belakang perpustakaan dan berjarak hanya satu kilometer.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id