TUTUP
TUTUP
DUNIA

Foto Kemunculan Kim Jong-un Kembali Beredar

Kim Jong-un kembali muncul menggunakan tongkat.
Foto Kemunculan Kim Jong-un Kembali Beredar
Foto kemunculan pertama Kim Jong-un di komplek perumahan para ilmuwan di Distrik Wisong (14/10/2014) (REUTERS/KCNA)
VIVAnews - Foto kemunculan pemimpin tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un setelah menghilang 40 hari, kembali diterbitkan oleh media pemerintah Rodong Sinmun. Foto suami Ri Sol-ju itu muncul di halaman depan dengan mengenakan pakian hitam, sambil tersenyum dan tangan kirinya memegang tongkat. 

Stasiun berita Channel News Asia, edisi Jumat, 17 Oktober 2014 melansir dalam foto tersebut, Kim terlihat tengah melakukan inspeksi terhadap komplek apartemen yang menjulang tinggi. Apartemen itu dibangun khusus untuk para pengajar Universitas Teknologi Kim Chaek yang mengkhususkan diri dalam penelitian nuklir. 

Universitas itu dikenal memiliki keunggulan di bidang teknik nuklir. Bahkan, beberapa lulusannya direkrut untuk bekerja di komplek nuklir Yongbyon. Area tersebut merupakan reaktor utara Korut yang mengolah sumber senjata mematikan tersebut.

Insiden ini diduga terjadi pada hari Kamis kemarin. Ini merupakan foto kedua, setelah sebelumnya media yang sama menampilkan foto Kim juga tengah meninjau distrik pemukiman baru bagi para ilmuwan Korut. Selain itu, dia juga mengunjungi Institut Energi Alam Akademi Sains. 

Kemunculan foto pertama yang diduga diambil hari Senin pekan ini, membuat kehebohan bagi media. Sebab, foto tersebut menghapus semua rumor pemberitaan yang selama ini berkembang. 

Kim sempat diisukan mengalami cidera di bagian pergelangan kakinya akibat bobot tubuhnya yang melonjak, terkena diabetes, hingga dia diisukan dikudeta oleh orang di dalam pemerintahannya sendiri. 

Namun, foto kemunculan Kim sempat diragukan keasliannya oleh beberapa pengamat. Salah satunya, Gordon Chang yang juga penulis buku "Nuclear Showdown: North Korea Takes on the World". 

Ketika diwawancarai oleh CNN Senin lalu, Chang tegas menyatakan foto kemunculan pertama Kim palsu. Sempat di media pemerintah itu, tidak disebut tanggal berapa peristiwa itu terhadi. Analisa lainnya, Kim pada pekan lalu melewatkan perayaan yang sangat penting di Korut yaitu perayaan 65 tahun Partai Pekerja Korut. 

"Padahal acara itu sangat penting di Korut, di mana Kim seharusnya hadir untuk memberikan penghormatan bagi ayah dan kakeknya. Lalu, dia tiba-tiba menghilang dan pada hari Senin kemarin terlihat mengunjungi sebuah komplek perumahan? Ini benar-benar tidak masuk akal," ungkap Chang. (ren)
KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP