TUTUP
TUTUP
DUNIA

Sengketa Wilayah, RI-Timor Leste Libatkan Masyarakat Adat

RI secara konsisten menyampaikan protes pada Timor Leste.
Sengketa Wilayah, RI-Timor Leste Libatkan Masyarakat Adat
Jembatan Perbatasan Indonesia - Timor Leste di Atapupu, Nusa Tenggara Timur . (Antara/ Yudhi Mahatma)
VIVA.co.id - Kasus sengketa wilayah yang terjadi antara RI-Timor Leste masih dalam proses penyelesaian. Warga Timor Leste mendirikan bangunan permanen di lahan yang masih belum jelas kepemilikannya.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Arrmanatha Nassir menjelaskan saat ini, sedang berlangsung Joint Field Survey yang dilakukan otoritas Indonesia dengan Timor Leste. Hal tersebut dilakukan, terkait dengan perundingan mengenai batas wilayah darat antarkedua negara.

"Terkait kedua perbatasan yg sedang dirundingkan, batas darat tersebut perkembangannya sekarang sedang diadakan Joint Field Survey untuk bertemu dengan masyarakat adat yang tinggal dan memiliki hak ulayat atas wilayah unresolved segments (segmen batas darat yang belum selesai)," ujar Arrmanatha kepada VIVA.co.id, Senin 18 Janauri 2016.

Mengenai pendirian bangunan permanen oleh Timor Leste di wilayah perbatasan, disampaikannya Kemlu secara konsisten menyampaikan protes kepada Timor Leste.

"Kami (Indonesia), meminta agar Timor Leste tidak melakukan kegiatan pembangunan hingga proses delineasi selesai dan saat ini pembangunan sudah dihentikan," kata Arrmanatha. (asp)
KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP