Mesir dan AS Konfirmasi Sinyal Darurat EgyptAir

Logo EgyptAir di Bandar Udara Charles de Gaulle, Paris, Prancis
Sumber :
  • Reuters/Christian Hartmann

VIVA.co.id –  Sinyal darurat pesawat EgyptAir yang hilang telah terdeteksi. Pemerintah Mesir dan pihak berwenang AS mengkonfirmasi penangkapan sinyal tersebut.

Data Kotak Hitam EgyptAir Berhasil Diunduh

Melalui keterangan di situs resmi pemerintah, penyidik Mesir menyatakan telah menerima laporan satelit yang menunjukkan sinyal dari perangkat Emergency Locator Transmitter (ELT) dari pesawat EgyptAir.  Mereka masih berusaha memastikan koordinat dari sinyal tersebut. Titik koordinat akan menjadi acuan untuk memastikan area pencarian.

Selain pihak berwenang Mesir, seorang pejabat AS dari National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) juga mengatakan, sinyal darurat yang dikirimkan pesawat beberapa menit setelah hilang dari radar 19 Mei lalu, telah berhasil dideteksi oleh satelit. Sinyal darurat yang ditangkap lima satelit itu kemudian dilaporkan ke stasiun di Siprus. Stasiun di Siprus yang akan melakukan identifikasi untuk mempersempit area pencarian.

Kotak Hitam EgyptAir Berhasil Diperbaiki

Sudah hampir dua pekan pencarian pesawat boeing berjenis Airbus A320 tersebut dilakukan. Namun belum ada hasil maksimal. Kotak hitam atau blackbox yang dapat mengungkap penyebab kecelakaan pesawat juga belum ditemukan. Penyidik gabungan Mesir dan Prancis mengupayakan pencarian blackbox sampai kedalaman 3.000 meter, di 290 km sebelah utara dari Alexandria.

Diberitakan oleh The Guardian, Selasa, 31 Mei 2016, untuk membantu pencarian kotak hitam, tiga Detector-6000, sistem deteksi akustik ALSEAMAR yang dapat mendeteksi sinyal di kedalaman 4.000-5.000m di bawah permukaan laut, saat ini tengah dalam perjalanan menuju area kecelakaan pesawat.

Kotak Hitam EgyptAir Selesai Diperbaiki

"Sementara kita menunggu kapal DOS yang dilengkapi untuk mendeteksi sinyal di perairan dalam, kita tidak akan membuang-buang waktu dan berupaya sebaik mungkin untuk menemukan pesawat," kata salah satu sumber.

Sebelumnya, Badan Keselamatan Prancis mengatakan pesawat sempat mengirimkan pesan otomatis yang menunjukkan adanya asap di kabin dan kesalahan dalam kontrol penerbangan, beberapa menit sebelum kehilangan kontak di wilayah udara Mesir. Hingga kini penyebab kecelakaan belum diketahui, meskipun pemerintah Mesir dan Prancis mengatakan segala kemungkinan skenario sangat mungkin terjadi.
 

Pesawat EgyptAir.

Puing Pesawat Ditemukan di Israel, Diduga Milik EgyptAir

Puing pesawat tersebut diserahkan ke pemerintah Mesir.

img_title
VIVA.co.id
8 Juli 2016