TUTUP
TUTUP
MINIMIZE
CLOSE
DUNIA

03-07-1988: AS Tembak Pesawat Komersial Iran, 290 Tewas

Iran menyebut peristiwa itu sebuah pembantaian biadab.
03-07-1988: AS Tembak Pesawat Komersial Iran, 290 Tewas
USS Vicennes yang menembak jatuh pesawat komersial Iran. (http://www.iransview.com)

VIVA.co.id – Hari ini 28 tahun silam. Kapal penjelajah Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Vicennes, menembak jatuh sebuah maskapai penerbangan Iran Airbus A300B2-203 dari Bandar Abbas, Iran ke Dubai, Uni Emirat Arab, di Teluk Persia.

Ini merupakan kesalahan fatal yang dilakukan AS karena mengira jet komersial itu adalah pesawar tempur Iran.

Melansir situs History, kala itu, dua misil yang meluncur dari kapal perang milik Paman Sam itu langsung menghancurkan pesawat dan menewaskan 290 orang di dalamnya. Serangan ini terjadi di masa akhir Perang Irak dan Iran.

Posisi USS Vincennes berada di dekat kapal tanker minyak milik Kuwait dan dalam posisi bertahan.

Sebelum pesawat tersebut luluh lantak, USS Vincennes sendiri sudah terlibat baku tembak dengan kapal perang Iran. Dalam pernyataan resminya, negeri Mullah yang kaya minyak itu menyebut bahwa jatuhnya pesawat komersial Iran merupakan sebuah pembantaian biadab.

Namun, pejabat AS justru memiliki pembelaan tersendiri. Mereka mengklaim pesawat tersebut berada di luar koridor penerbangan jet komersial, karena terbang di ketinggian 7.800 kaki.

Tak hanya itu. AS juga menuding pesawat komersial Iran mengarah ke pesawat tempur Paman Sam yang tengah berpatroli. Akan tetapi, satu bulan pascakejadian, pemerintah AS justru mengakui bahwa pesawat tersebut berada di koridor penerbangan komersial.

Pihak AL AS menyebut insiden ini murni kesalahan awak kapal yang memang mengalami periode psikologis yang menegangkan, karena baru mengalami pertempuran untuk kali pertama.

Akibat kejadian ini, pada 1996, AS setuju membayar kompensasi sebesar US$62 juta untuk membayar ganti rugi kepada keluarga korban yang tewas dalam insiden tersebut. (ase)

KOMENTARI ARTIKEL INI
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
<
TERPOPULER
TUTUP