TUTUP
TUTUP
DUNIA

Dubes Blake Klaim Tak Bisa Prediksi Calon Presiden AS

Siapa pun yang terpilih tidak akan ada perubahan besar.
Dubes Blake Klaim Tak Bisa Prediksi Calon Presiden AS
Capres AS, Donald Trump dan Hillary Clinton. (reuters.com)

VIVA.co.id – Jelang Pemilihan Umum Presiden Amerika Serikat pada 8 November 2016, Duta Besar AS untuk Indonesia, Robert Orish Blake Jr., mengaku tidak memiliki prediksi sama sekali, siapakah yang bakal terpilih nantinya menjadi Presiden AS yang baru menggantikan Barack Obama.

"Saya belum tahu, siapa yang akan menjadi Presiden dan saya tidak punya prediksi. Masyarakatlah yang akan memutuskan nanti," kata Blake, yang segera mengakhiri masa jabatannya akhir bulan ini sebagai seorang diplomat di Gedung Kedubes AS, Jakarta, Senin 11 Juli 2016.

Ia juga menegaskan, siapa pun yang bakal menjadi orang nomor satu di AS, hubungan kedua bilateral AS dan Indonesia tetap meningkat. Meskipun, kata Dubes Blake, saat ini kedua negara sudah mencapai hubungan dengan level yang sangat memuaskan.

"Saya sangat percaya, siapa pun yang terpilih, maka mereka akan meneruskan hubungan baik ini. Saya kira, tidak akan ada perubahan yang sangat besar. Misalnya saja Hillary Clinton yang pernah menjadi Menteri Luar Negeri. Bahkan, Donald Trump pun, saya rasa sangat mengerti pentingnya hubungan kedua negara," ungkap Dubes Blake.

Presiden Amerika Serikat Barack Obama secara resmi telah merestui Hillary Clinton sebagai calon presiden berikutnya dari Partai Demokrat. Sementara itu, calon Presiden dari Partai Repubik, Donald Trump, justru mendapat dukungan dari Ketua DPR, Paul Ryan.

"Saya akan memberikan suara untuk @realDonaldTrump pada musim gugur ini. Saya yakin, dia akan mengubah 'wajah' DPR menjadi 'tegas'," kata Ryan. (asp)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
<
TERPOPULER
TUTUP